Warga Way Muli di Pengungsian Terima Bantuan Sembako

oleh -32 views

MITRAPOL.com, Lampung – Pasca kejadian musibah bencana tsunami Lampung memberikan rasa  kedekatan kemanusiaan yang dapat menghubungkan sesama anak bangsa. Kamis pagi  kemarin, di lokasi kejadian pengungsian Desa Wai Muli Timur, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, warga dan anggota Garda Bintang Timur (GBT) di bawah komando Daeng Jamal serta artis pendatang baru Nora Pusvita dan Eko Mega Bintang bergotong royong lakukan packing sembako yang akan dibagikan ke warga langsung terkena musibah Tsunami, Jumat (11/01/2019).

“Saya bangga dan terharu bisa berkumpul di tengah-tengah warga yang saat ini sedang butuh perhatian, dengan cara seperti ini saya lakukan jadi mengikat tali persaudaraan sesama warga Lampung, karena saya sendiri asal orang tua dari Lampung, dengan kejadian ini kita ambil hikmahnya,” cetus artis Nora Pusvita, di tempat lokasi pembungkusan sembako saat ditanyai awak media.

Eko Mega Bintang juga tidak ketinggalan ikut bagian dari gotong royong pembungkusan sembako.

“Saya terima kasih khusus buat Bapak Daenk Jamal, saya bisa hadir ditengah tengah warga di pengungsian, dan juga sangat prihatin melihat lokasi yang telah rata disapu gelombang air laut, kejadian ini akhirnya jadi hikmah buat saya, bisa mengikat tali silahturahmi dengan saudara saudara kita yang korban,” ujar Eko Mega Bintang artis dari Jawa Timur.

Kegiatan gotong royong itu di ambil kesempatan warga untuk berfoto bareng dengan kedua artis pendatang baru itu, warga yang awalnya berwajah duka kini bisa terobati dengan kecerahan wajah yang dimiliki warga dengan kedatangan kedua artis Nora Pusvita dan Eko Mega Bintang.

“Semoga kedatangan artis yang saya datangkan bisa mengobati kedukaan dari para korban atas musibah ini, dan saya doakan pada keluarga korban harus tetap bersabar atas kejadian ini, semua kita ambil hikmahnya, akhirnya dengan kejadian ini kita bisa saling mengenal dan bisa bersilahturahmi sesama yang lain, dan kita semua jadi saudara karena kita satu bangsa, satu bahasa,” tutup Daeng Jamal yang menghadirkan kedua artis itu. (Shem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *