Perusahaan Tutup, 33 Karyawan PT SDI Tolak Pesangon Rp40 Juta

oleh -204 views
Aksi unjuk rasa karyawan PT SDI

MITRAPOL.com, Jakarta – Masalah Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara sepihak oleh pihak perusahaan masih menjadi persoaalan yang klasik di dunia perburuhan di  tanah air.

Begitu pula yang dialami oleh 33 orang karyawan yang sudah bekerja selama 18 Tahun di PT. Sanga Dinamika Intiguna (SDI)  yang bergerak di bidang Garmen. Mereka diduga diberhentikan secara sepihak oleh pihak perusahaan. Tak pelak, para karyawan pun menggelar aksi demo menuntuk haknya sebagai karyawan.

Eny Kartinah, salah satu karyawan yang di berhentikan oleh pihak PT SDI di lokasi mengatakan, demo digelar demi menuntut hak karyawan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Eni menuturkan, pada oktober tahun 2018 lalu pihak perusahaan menyatakan tidak beroperasi lagi.

“Tiba-tiba saja Manajamen HRD dan security datang ke ruangan kami dan mengumumkan mulai tanggal 12 Oktober perusahaan ini ditutup tidak operasi lagi. Alasannya perusahaan mengalami kerugian dan barang over bisnis yang sedang menurun. Pengumuman itu tanpa pemberitahuan sebelumnya,” katanya.

Eny melanjutkan, “Setelah itu dia mengumumkan, bagi karyawan yang mau mengambil paket pesangon 40 juta silakan, dikasih waktu selama tiga hari, waktu itu hari Jumat dan di teruskan Senin sampai Rabu,untuk menyepakati pesangon 40 juta itu,” kata Eny.

“Jelas kami semua nggak mau ditawarin segitu, kami kerja dari Nol selama 18 tahun, mbok ya yang sewajarnya menurut aturan UU Ketenagakerjaan yang berlaku,” lanjutnya.

“Kami hanya meminta kejelasan,bagaimana dengan nasib kami yang di rumahkan tanpa kejelasan diberhentikan secara sepihak seperti ini. Ssemuanya harus jelas apa yang menjadi hak kami sebagai pekerja, karena kami karyawan tetap bukan karyawan kontrak,” bebernya.

Demo karyawan tersebut dikawal ketat oleh pihak keamanan Polsek Kalideres dan koramil 06/Kalideres.

Hingga berita ini di turunkan awak media belum bisa mendapatkan informasi lebih lanjut dari pihak manajemen perusahaan karena sedang dalam mediasi antar kedua pelah pihak dan di dampingi oleh Kapolsek Kalideres Kompol Pius Ponggreng Bersama Danramil 06/KD Kap Inf Kholil. (Shem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *