Seorang Warga Depok Tewas Dikeroyok, Lima Pelaku Sudah Ditangkap

by -63 views

MITRAPOL.com, Jakarta – Polsek Taman Sari Polres Jakarta Barat berhasil mengungkap kasus pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Dalam kasus ini polisi telah mengamankan lima orang pelaku.

Kapolsek Taman Sari AKBP Ruly pada saat jumpa pers Rabu (16/01/2019) menjelaskan, peristiwa terjadi pada Minggu (13/01/2019) dinihari. Kronologisnya, korban berinisial N (22) warga Depok bersama kedua temannya dari Bogor dengan naik kereta commuter line turun di Stasiun Mangga Besar untuk bertemu dengan temannya bernama Rendi di Jalan Kebon Jeruk V, Kel. Maphar, Taman Sari, Jakarta Barat.

“Setelah berkumpul, korban bersama temannya naik kereta api menuju Monas. Pada saat korban dan teman temannya jalan kaki, ada sekelompok anak muda sedang main bola di bawah jalan layang dan dari sekolompok pemuda main bola  ada yang melempar botol air mineral ke arah rombongan korban,  sehingga rombongan korban mengarah pandangannya ke  arah asal  lemparan yaitu anak muda yang bermain bola,” ungkap Kapolsek Taman Sari AKBP Ruly Indra Wijayanto.

Lanjut Kapolsek, kemudian dari awal  itu salah seorang pelaku mengeluarkan sebilah senjata tajam dari pinggangnya dan mengejar ke arah kelompok korban, dari sebagian kelompok korban masuk dalam Gang tetapi korban lari terpisah dari temannya.

“Korban kemudian dikejar oleh pelaku PY (19) yang saat ini masih dalam pengejaran petugas. Pada saat itu PY memegang batu dan clurit, diikuti KHR (16) membawa sebilah clurit dan di belakangnya menyusul ERN (13), AG (15), RD (16) dan  STN (19),” ujarnya.

Dari kejadian itu korban kena lemparan batu disertai pengeroyokan dengan senjata tajam hingga korban terjatuh bersimbah darah. Korban diketahui sempat mendapatkan pertolongan dari warga dan dibawa ke rumah sakit , namun nyawa korban tidak tertolong karena banyak mengeluarkan darah akibat kena tusukan senjata tajam pelaku.

“Pengungkapan kasus pengeroyokan ini diperkuat dari saksi dan rekaman CCTV saat kejadian, maka kami mudah mencari para pelaku pengeroyokan,” ujar Kapolsek AKBP Ruly.

Para pelaku bisa dikenakan pasal 170 dan ayat (1), dan ayat (2)  ke 3 KUHP subs  Pasal 358  ayat (2) KUHP dengan ancaman penjara paling lama 12 tahun dan pasal  berlapis.

“Ada beberapa pelaku yang masih di bawah umur, kami titipkan di dinas sosial untuk pembinaan, sedang semua pelaku akan dikenakan pasal yang telah disebutkan, dari beberapa pelaku 1 orang masih berstatus pelajar,” tutupnya. (Shem)

 

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *