Penglolaan Dana BOS tidak Jelas, Kondisi Sekolah Memprihatinkan

MITRAPOL.com, Lampung Tengah – Banyaknya laporan dari orangtua/wali siswa mengenai sarana prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar di SMP N 1 Bandar Mataram menuai tanda tanya besar.

Menyikapi keluhan orang tua/wali siswa tersebut, mitrapol melakukan investigasi ke sekolahan itu.

Dari pantauan Tim telihat kondisi sekolah memang sangat memprihatinkan. Fasilitas sarana prasarana kegiatan belajar mengajar sangat tidak layak khususnya kondisi toilet dan meubeleur.

Informasi yang diperoleh, sejak kepemimpinan I Ketut Lodre S.Pd MM, 2 tahun terakhir ini, di SMP N 1 Bandar Mataram tidak ada perubahan yang berarti.

SMPN 1 Bandar Mataram mengelolah 571 siswa, seharusnya, fasilitas yang diperuntukkan untuk siswa harus memadai, tetapi ternyata sungguh mengagetkan, anggaran perawatan sarana prasarana diduga fiktif. kata Ed.

Sumber resmi di SMPN 1 Bandar Mataram menyebutkan, selama ini memang belum pernah adanya pengecatan dan perbaikan yang dilakukan di Sekolah ini.

Data yang diperoleh Tim Investigasi tahun 2017 SMPN 1 Bandar Mataram di Triwulan 1 menerima dana BOS Rp.111,4 Juta, Triwulan 2 Rp.222,8 Juta Triwulan 3 Rp.110,8 Juta, Triwulan 4 Rp.110,5 Juta.

Tim merasa heran, anggaran yang masuk ratusan juta per triwulan, sementara perawatan toilet, plafon tidak ada.

“Mestinya Kepsek sekaligus manager pendidikan harus jeli melihat kekurangan itu. Harus ada perawatan. Lalu kemana saja dana BOS-nya ?,” sindir Edi.

Usaha konfirmasi ke pihak Kepsek belum diperoleh. I Ketut Lodge tak berada di Sekolah. Sementara bendahara Setiani yang dimintai keterangan enggan berkomentar.

“Nanti semuanya dijelaskan Kepala Sekolah,” kelit Setiani.

 

Lami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.