Ganti Rugi Belum Dibayar Warga Tutup Akses Jalan

MITRAPOL.com, Lampung – Penutupan JTTS KM 52 oleh warga terkait belum dibayarkannya ganti rugi tanah milik warga bertempat di KM 52 Dsn. Kupang Curup, Desa Tanjung Ratu, Kec Katibung, Lampung masih berlangsung. Minggu (27/01/2019) pukul 11.10 Wib

Penutupan jalan yang dilakukan warga masyarakat setempat karena mereka belum menerima ganti rugi, padahal sebelumnya putusan perkara dimenangkan oleh warga dikarenakan adanya giat banding oleh PUPR dan Kementerian Kehutanan sehingga warga merasa kecewa dan melakukan penutupan jalan JTTS KM 52.

Pemerintah Lamsel melalui Plt. Bupati Lamsel Nanang Ermanto mendata warga yang memiliki tanah yang belum dibayarkan, dan menyarankan warga agar bersabar.

“Untuk 3 hari kedepan, saya akan berupaya agar kita semua mendapat jalan keluar, besok hari Eenin (28/1/2019), malam setelah Magrib (pukul 19.00 wib) saya menunggu warga yang memiliki tanah untuk datang ke rumah dinas.” Terangnya.

Pada kesempatan yang sama Kapolres Lamsel AKBP Syarhan memberi arahan kepada warga agar bersabar karena masalah ini telah terdaftar di Pengadilan Negeri Kalianda dan nilai UGR tanah yang belum dibayarkan tidak akan hilang.

Kapolres menambahkan dan memberikan pemahaman serta pengertian agar warga bersabar dan memahami proses hukum, sehingga tidak melakukan tindakan melawan hukum dengan cara menutup / merintangi kegiatan pembangunan Jalan Tol sebagai proyek strategi Nasional.

“Apabila warga tidak patuh maka saya akan hadir sebagai penegak hukum dan akan saya lakukan pembongkaran paksa terhadap penutupan jalan dan warga yang melawan akan berhadapan dengan hukum.” Jelas Kapolres.

“Saya mengajak dan menghimbau kepada pemilik tanah agar membuka jalan yang ditutup karena ini melanggar hukum, jangan mendesak aparat hukum melaksanakan penegakan hukum.” Tegas Kapolres

Kapolres mengajak masyarakat untuk patuh hukum dan aturan jangan sampai terprovokasi oleh pihak pihak lain yang ingin mendapatkan keuntungan.

Setelah mendapat arahan dari Bupati dan Kapolres, ahirnya warga membuka Jalan yang diblokir di saksikan Plt. Bupati dan Kapolres Lampung Selatan. Pukul 11.40 Wib warga berangsur-angsur meninggalkan JTTS KM 52 kembali kerumah masing-masing.

 

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.