Kadis LH Kota Metro Lampung: Kita Ambil Sampah, Pemilik Tanah Bawa Golok

MITRAPOL.com Metro Lampung – Permasalahan sampah di Kota Metro Lampung seperti tak pernah ada habisnya. Bahkan bisa dibilang tidak ada langkah berarti yang dilakukan aparat terkait untuk mengatasi masalah sampah yang menumpuk di sejumlah titik wilayah.

Pasalnya, saat tim Mitrapol memantau ke lokasi di Jalan Veteran untuk yang ketiga kalinya, Rabu (30/01/2019), tumpukan sampah yang berserakn di sisi jalan masih jelas terlihat.

Bacaan Lainnya

Sepertinya pembersihan hanya dilakukan di pinggir jalan dengan menggunakan cangkul bukan sampai ke titik tumpukan sampah. Padahal, jika sampah-sampah tersebut dikeruk dan diangkut menggunakan armada truk, maka akan bersih.

Dari pantauan Mitrapol, sampah terlihat masih banyak jika melihat langsung ke lokasi karena kemiringan tanah menyebabkan tidak terlihat saat melintas dengan kendaraan.

Di lokasi itu juga terlihat spanduk berukuran 50 x 50 cm yang berisi imbauan dilarang membuang sampah.

Terkait hal itu, Tim Mitrapol mencoba melakukan komunikasi dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis LH) Kota Metro Lampung Ir.Eka melalui telepon namun tidak ditanggapi.

Akhirnya Mitrapol mencoba mengirim pesan melalui WhatsApp sebagai upaya untuk bertemu sekaligus mendengarkan bagaimana penyelesaian penanganan sampah yang ada dan sepertinya terus terulang ditempat/lokasi yang sama.

Kadis LH Kota Metro Lampung mengatakan “Kita ambil sampah disitu dekat Kodim malah dibawain golok sama yang punya tanah, sekalian saya minta tolong pak lurah memberi pengertian kepada warga itu,” jelasnya.

Kemudian Mitrapol mencoba menanyakan kembali bagaimana kelanjutan penanganannya.

“Makanya saya minta tolong pak lurah menyadarkannya, kalau sekali lagi buat seperti itu saya minta staff saya untuk foto sebagai BB ( barang bukti ),” jawab Kadis LH.

Dengan jawaban sepeti itu, artinya penyelesaian masalah sampah yang dilakukan Dinas LH Kota Metro Lampung hanya setengah hati. Sedangkan masyarakat menginginkan bukti nyata bahwa lokasi itu bersih dari sampah.

Padahal, jika pemilik tanah menolak dibersihkan dengan membawa sajam seperti golok, hal itu bisa dikoordinasikan kepada pihak yang berwajib (Kepolisian) dan dinas terkait seperti lurah sebagai perangkat desa untuk mencari solusi terbaik agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan.

Selain itu seharusnya Dinas LH kedepan punya metode jitu yang nyata agar dikemudian hari lokasi tersebut tidak kembali dijadikan tempat pembuangan sampah ilegal.

Kembali untuk sekian kalinya Mitrapol berharap bisa bertemu Kadis LH Kota Metro Lampung agar ke depannya bisa mendapat jawaban yang lebih akurat dan jelas. (Muktaridi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.