Presiden Sudan: Pemerintah Diganti Lewat Pemungutan Suara Bukan Melalui Facebook

oleh -14 views
Presiden Sudan Omar Al-Bashir

MITRAPOL.com, Khartoum, Sudan – Presiden Sudan Omar Al-Bashir menegaskan pemerintah dan kepala negara mesti diganti melalui pemungutan suara dan “bukan melalui Facebook”.

Al-Bashir mengeluarkan pernyataan itu di tengah perkiraan demonstrasi baru di beberapa bagian negeri tersebut untuk menentang pemerintahnya Kamis (31/01/2019).

Loading...

Saat berpidato di hadapan pendukungnya di Negara Bagian Kassala di Sudan Timur, Al-Bashir mengatakan media sosial bukanlah untuk mengganti Pemerintahan.

“Pemilihan umum bukan WhatsApp dan Facebook dan bukan juga menjadi satu-satunya cara untuk mengganti presiden dan pemerintah,” katanya.

Komentar tersebut kelihatannya ditujukan kepada partai oposisi dan pegiat Sudan yang telah menggunakan media sosial untuk mengumpulkan dukungan rakyat guna melawan Al-Bashir dan Partai Kongres Nasional, pimpinannya yang berkuasa, demikian laporan Kantor Berita Turki Anadolu –yang dipantau di Jakarta, Jumat (01/02/2019) pagi.

Sudan telah diguncang oleh protes rakyat sejak pertengahan Desember; demonstrasi digelar untuk mencela kegagalan pemerintah untuk mengobati penyakit-ekonomi kronis di negeri tersebut.

Pada awal Januari, Al-Bashir –yang memerintah sejak 1989– berjanji akan melaksanakan pembaruan ekonomi mendesak di tengah berlanjutnya seruan oleh oposisi untuk melancarkan protes.

Sudan, negara dengan 40 juta warga, telah berjuang untuk pulih dari kehilangan sebanyak tiga-perempat hasil minyaknya –sumber utama devisanya– sejak Sudan Selatan memisahkan diri pada 2011. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *