Di Rutan Medaeng, Ahmad Dhani Bakal Menjalani ‘Mapenaling’

Musisi Ahmad Dhani

MITRAPOL.com, Sidoarjo – Musisi Ahmad Dhani (Dhani Ahmad Prasetyo) yang terlibat kasus pencemaran nama baik bakal menjalani masa pengenalan lingkungan (mapenaling) selama menjalani kurungan di Rutan Kelas I Surabaya, Medaeng, Sidoarjo, Jawa Timur.

Kepala Rutan Kelas I Surabaya Teguh Pamuji mengatakan setelah dikirim ke Rutan Medaeng Kamis (07/02/2019), tahanan Ahmad Dhani akan menjalani mapenaling, seperti tahanan lainnya.

Bacaan Lainnya

“Karena sifatnya tahanan titipan, akan menjalani keseharian sesuai dengan prosedur yang sudah ditetapkan,” katanya di Sidoarjo, Kamis (07/02/2019).

Menurut dia, tidak ada perlakuan istimewa kepada Ahmad Dhani selama menjalani hari-harinya di Rutan Medaeng karena memang tidak ada sel khusus.

“Nantinya Dhani akan menjalani hukuman kurungan sampai dengan proses persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya selesai dilakukan,” jelasnya.

Mapenaling yang dilakukan oleh Ahmad Dhani ini minimal selama 4 hari dan maksimal dilakukan selama sepekan ke depan.

“Dhani dicampur tidak ada tempat yang lainnya,” ujarnya.

Dhani ditahan di Rutan Medaeng setelah dirinya menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Surabaya.

Dhani yang sebelumnya ditahan di Lapas Kelas I Cipinang, kemudian dipindahkan ke Rutan Kelas I Surabaya guna memudahkan proses persidangan kasus pencemaran nama baik di PN Surabaya.

Sedianya sidang dijadwalkan sepekan dua kali, yakni pada hari Selasa dan Kamis untuk mempercepat proses persidangan.

Kasus ini bermula saat Ahmad Dhani akan menghadiri acara deklarasi Ganti Presiden 2019 di Tugu Pahlawan Surabaya. Namun, saat tiba di Hotel Majapahit, dia dihadang oleh kelompok yang mengatasnamakan elemen Bela NKRI.

Saat penghadangan itulah, Ahmad Dhani membuat vlog yang berisi kata-kata “idiot” yang diunggah ke media sosial dengan durasi waktu 1 menit, 37 detik. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.