Kapolres Metro Lampung Tanggapi Video Viral Pelanggaran Lalin di Serpong

by -120 views
Kapolres Metro Lampung AKBP Ganda MH Saragih,S.IK saat memimpin apel pagi, Jumat (08/02/2019). (Foto: Muktaridi)

MITRAPOL.com, Metro Lampung – Terkait video viral tentang pelanggaran lalulintas di daerah Serpong Tangerang Selatan, Banten, di mana seorang pemuda memarahi petugas yang hendak menilangnya, Kapolres Metro Lampung AKBP Ganda M.H Saragih, S.IK, memberikan arahan kepada anggotanya dalam apel pagi di halaman Mapolres setempat, Jumat (08/02/2019).

Kapolres Metro Lampung juga menambahkan dan menekankan kembali kepada seluruh personil untuk melaksanakan tugas dengan lakukan tindakan yang positif dan populis kepada masyarakat.

“Dalam bertugas, kita juga harus lakukan tindakan yang positif dan populis kepada masyarakat. Misalnya jika ada seorang ibu mengendarai kendaran bermotor bersama anak tetapi  hanya ibunya saja yang memakai helm sedangkan anaknya tidak.Hal seperti kita sebagai anggota kepolisian wajib memberikan peneguran saja,dengan menjelaskan akibat jika terjadi lakalantas bisa lebih fatal, ini merupakan tindakan positif dan populis,” ujar Kapolres Metro AKBP Ganda M.H Saragih, S.IK.

Pada kesempatan yang sama, Kabag Sumda Polres Metro Lampung KOMPOL A. Yudi Taba memimpin apel pagi dihalaman Mapolres yang juga menyampaikan antensinya kepada seluruh anggota.

Dalam berjalannya Pemilu 2019, Kabag Sumda Polres Metro mengingatkan kepada seluruh anggota untuk tidak terbawa situasi politik.

“Saya mengingatkan agar kita supaya jangan terbawa situasi politik, dengan apa, dengan tindakan netral yang nyata, di mobil kita ataupun kendaraan kita jangan sampai ada stiker ataupun apa apa yang menyangkut pemilu jika yang sudah ada silahkan dilepas,” ucapnya

Menurutnya, anggota Polisi sudah benar saja masih juga dikomentari oleh netizen di media sosial salah satunya seperti yang sedang viral yaitu pelanggar lalu lintas yang tidak terima dengan tindakan Kepolisian yang cuma menilang.

“Kita ketahui pada saat ini viral pelanggar lalu lintas yang tidak terima dengan tindakan Kepolisian yang cuma menilang.Menurut saya ini menjadi pro dan kontra jika orang itu menghancurkan kendaraan mereka maka dia juga menjadi ancaman bagi kita, jadi kita minimal ada tindakan tapi yang terukur karena kita Polisi bisa melakukan tindakan yang bisa mengancam dirinya atau diri kita,” ujarnya. (Muktaridi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *