Polda Sumsel Pantau Lokasi Strategis dan Pusat Keramaian dengan Kamera CCTV

MITRAPOL.com, Sumsel – Polda Sumatera Selatan kini bisa memantau langsung beberapa lokasi strategis dan pusat keramaian melalui command center yang terhubung dengan kamera pengintai berupa CCTV (Closed Circuit Television).

Menurut Kabid TI Polda Sumsel, Kombes Pol Abdul Latief Maulana Said, mengatakan melalui command center ini, dapat memberikan informasi kepada masyarakat mengenai kecelakaan lalu lintas, kemacetan lalu lintas, dan kriminalitas.

Bacaan Lainnya

“Selain monitoring dengan CCTV, kami juga memiliki aplikasi face record nations, plate numbers record nations, Polisi 110, Polisi Wong Kito,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Rabu (13/02/2019).

Kabid TI Polda Sumsel, Kombes Pol Abdul Latief Maulana Said

Face record nations merupakan aplikasi pengenal wajah. Melalui aplikasi ini, wajah pelaku tindak pidana yang masuk dalam DPO akan terdata dan memicu bunyi alarm yang ada di command center untuk segera dilakukan penindakan.

Aplikasi lainnya yakni plate numbers record nations merupakan aplikasi pengenal nomor plat kendaraan.

“Nomor plat kendaraan bisa di capture, jika ada pelanggaran lalu lintas, pelaku tabrak lari. Bisa diketahui dengan cepat identitas pemilik kendaraan dan alamatnya, agar menjadi bukti dalam proses penegakan hukum,” tambahnya.

Aplikasi Polisi 110, berfungsi untuk memantau kinerja dari anggota kepolisian.

“Aplikasi tersebut dilengkapi feature streaming, video conference. Sehingga pimpinan bisa memantau hasil kinerja anggotanya,” kata Kabid TI Polda Sumsel.

Selain itu, Polda Sumsel juga memiliki aplikasi Polisi Wong Kito. Aplikasi kewilayahan yang terintegrasi dengan Polresta Palembang dan Polda Sumatera Selatan ini, berfungsi untuk mengetahui kegiatan lalu lintas, kegiatan reserse, perkembangan penyidikan, kegiatan patroli, dan SDM.

“Ke depannya agar aplikasi ini berjalan secara efektif dan berkelanjutan guna memberikan informasi kepada masyarakat,” pungkasnya. (Adri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.