Sedot Anggaran Besar, Pemkab Butur Minta OPD Tidak Tambah Tenaga Honorer

Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Utara (Butur) Drs. Muhammad Yasin

MITRAPOL.com, Buton Utara – Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Utara (Butur) Drs. Muhammad Yasin meminta pada kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Butur untuk tidak menambah tenaga honorer atau kontrak.

Hal itu menyusul biaya yang dikeluarkan Pemkab Butur untuk membayar honor pegawai non PNS itu cukup besar. Bahkan, dalam setahun bisa menyedot anggaran hingga Rp23 miliar.

Bacaan Lainnya

“Cukup besar biaya yang dikeluarkan,cukup membebani APBD makanya saya himbau para kepala OPD untuk tidak menambah tenaga honorer” jelas M. Yasin saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (12/02/2019).

Menurutnya, tenaga honorer di lingkup Pemda Butur jumlahnya mencapai ratusan orang. Sayangnya, dalam menjalankan tugas masih banyak yang malas berkantor.

“Buktinya masih banyak ditemukan tenaga kontrak yang malas ke kantor. Pegawai honorer saat ini sudah menumpuk, kemungkinan kita akan evaluasi. Makanya organisasi perangkat daerah (OPD) dilarang menambah tenaga honorer atau kontrak,” tutur mantan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Butur itu.

M. Yasin juga menegaskan akan memberikan penghargaan bagi pegawai non PNS yang berprestasi. Syaratnya, harus rajin menjalankan tugas, loyal dan punya kemampuan.

“Itu berlaku bagi pegawai perjanjian kontrak yg rajin akan terus dipertahankan. Bahkan, bakal diberikan insentif yang cukup,” tandas Mantan Kepala Dinas Koperasi itu. (Muh David Wiridin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.