Quipper Hadirkan Elemen Pendidikan Hadapi Perubahan SBMPTN 2019

oleh -54 views

MITRAPOL.com, Jakarta – Memasuki awal tahun dan semester genap kalender akademik siswa di Indonesia kini tengah disibukkan dengan persiapan Ujian Nasional dan seleksi masuk perguruan tinggi negeri.

Ada 2 jalur yang dibuka pemerintah yaitu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang merupakan jalur undangan prestasi akademik dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang merupakan ujian terbuka bagi calon mahasiswa yang ingin masuk PTN. Kedua hal tersebut selalu menjadi topik penting dan selalu menarik perhatian, khususnya SBMPTN.

Loading...

“Pemerintah selalu berupaya untuk memfasilitasi perguruan tinggi memperoleh calon mahasiswa yang berkualitas. Kebijakan yang kami tetapkan adalah pengembangan model dan proses seleksi calon mahasiswa baru,”papar Kepala Seksi Pembelajaran dan Teknologi Kemenristek Dikti Fajar Priautama dalam sebuah diskusi di Jakarta, (19/2/2019).

Perubahan tersebut salah satunya mengenai penyelenggara seleksi. Untuk meningkatkan tata kelola manajemen seleksi perguruan tinggi tahun ini, kata Fajar, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dilakukan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

Sementara dari sisi jalur seleksi, adanya penurunan kuota daya tampung mahasiswa melalui jalur SNMPT dari 30% pada 2018 menjadi 20% saja tahun ini. Penurunan persentase tersebut dilakukan untuk melihat efektivitas penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SBMPTN yang tahun ini sistem pelaksanaannya mengalami perubahan yang cukup signifikan. Selain mengubah sistem ujian menjadi berbasis komputer, sistem penilaian dan periode pelaksanaan pun juga berubah.

Jika dulu pelaksanaan ujian SBMPTN dilaksanakan satu kali saja, kini ujian dapat dilakukan sebanyak dua kali melalui ujian tulis berbasis komputer (UTBK) dengan waktu yang dapat ditentukan sendiri oleh peserta. Hal ini dapat dilakukan karena ujian berlangsung beberapa kali selama periode SBMPTN 2019 berlangsung, sejak Maret – Mei 2019. Selain itu siswa dapat mendaftarkan diri ke PTN setelah mendapatkan nilai dari SBMPTN.

Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Padjadjaran Arry Bainus menilai sistem seleksi tersebut merupakan hal positif bagi perguruan tinggi. Dengan sistem demikian, seleksi bisa dilakukan lebih tajam.”Bagi kami itu lebih tajam dan positif karena betul-betul orang tepat yang masuk PTN,” uajar Arry.

Menanggapi perubahan yang terjadi, Quipper selaku perusahaan pendidikan teknologi juga mempersiapkan diri untuk membantu siswa. “Kami melakukan persiapan yang sangat serius terkait konten. Khusus untuk SBMPTN, kami mempersiapkan Paket Intensif SBMPTN 2019 yang berisi paket prediksi soal, tryout, bank soal SBMPTN sebelumnya serta tips dan trik cara mengerjakan soal. Tim konten juga telah menyiapkan konten soal yang mengandung materi High Order Thinking Skills (HOTS) sesuai dengan arahan pemerintah,” ungkap Head of Content Quipper Indonesia Pipit Indrawati.

Pipit juga menambahkan bahwa Quipper juga menyiapkan fitur Quipper Video Masterclass untuk membantu siswa untuk memperdalam pembelajarannya secara personal melalui tutor dan kakak pembimbing yang siap dapat berkomunikasi langsung via chat di aplikasi.

Business Development Manager Quipper Indonesia Ruth Ayu Hapsari, menjelaskan bahwa Quipper juga menambahkan dua fitur baru yakni Tanya Tutor dan Bimbingan Online. Kedua dapat dilakukan melalui aplikasi Quipper melalui pesan teks.

“Untuk Tanya Tutor, merupakan fitur diskusi tentang materi pelajaran, PR dan latihan soal dengan tutor. Sedangkan Bimbingan Online, sedikit baru tapi adaptasi seperti kalau di sekolah ada guru BK, tapi ini kakak yang masih, fokusnya lebih ke penunjang akademis, seperti motivasi belajar dengan kakak pembimbing,” tegas Ayu.

Dalam fitur Bimbingan Online, Quipper juga menghadirkan rencana belajar untuk siswa agar dapat menjawab pertanyaan dari soal-soal SBMPTN tahun lalu. Untuk tutor, Ayu berujar, available mulai dari jam 4 sore hingga 9 malam bisa langsung chat, dan setiap anak akan berbeda.

 

Ayu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *