Polda Sumsel Tangkap Tujuh Kurir Narkoba, Sabu Seberat 5,8 Kilogram Disita

  • Whatsapp
Para tersangka kurir sabu ditangkap polisi.

MITRAPOL.com, Sumsel – Direktorat Narkoba Polda Sumsel, bersama Aviation Security Bandara SMB II, Pangkalan Udara TNI AU dan Polres OKI, berhasil mengamankan 7 orang kurir narkotika jenis sabu.

Berdasarkan laporan polisi nomor LP/28-A/I/2019/Ditres Narkoba, tanggal 21 Februari 2019. Kini ketujuh tersangka telah diamankan di Mapolda Sumsel.

Bacaan Lainnya

Kapolda Sumsel, Irjen. Pol. Drs. Zulkarnain Adinegara mengungkapkan bahwa satu tersangka lainnya telah ditangkap di Kendari dengan total barang bukti 5,8 Kilogram narkotika jenis sabu.

“Sedangkan ketujuh tersangka ditangkap di Bandara SMB II Palembang, Kertapati, dan OKI,” ungkap Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara, saat gelar perkara di halaman Mapolda Sumsel, Jumat (22/02/2019).

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara tunjukkan barang bukti narkoba.

Dari keterangan yang berhasil didapat, tersangka D (32), sebelumnya telah ditangkap di Kendari dengan barang bukti 4,1 kilogram. Sedangkan tersangka ECH (23), seorang buruh, warga Desa Cibeber Kecamatan Cikalong, ditangkap di Bandara SMB II Palembang.

Tersangka lainnya, NN (25), warga Desa Neglasari Kecamatan Cisompet Kabupaten Garut, Jawa Barat. AEM (30), warga Desa Neglasari Garut, Jawa Barat. DE (28) warga Komplek Gading Tutuka Residen Kecamatan Cangkuang Bandung. Dan DP (21), seorang sopir, warga Desa Neglasari Kabupaten Garut, Jawa Barat. Keempat tersangka ditangkap di Kertapati.

Barang bukti narkoba jenis sabu diamankan polisi.

Sedangkan tersangka R (28), warga Jalan Dago Kota Bandung. Dan RH (49), warga jalan Cikaso Kota Bandung. Keduanya ditangkap di daerah OKI.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari ketujuh tersangka yakni 9 bungkus narkotika jenis sabu seberat 5,8 Kilogram, enam unit handphone, lima KTP palsu, satu unit timbangan, dan satu lembar tiket pesawat.

Sementara itu, Direktur Dit Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Farman, menambahkan bahwa dari ketujuh tersangka yang ditangkap di Sumsel, saat menjalankan aksi nya menjadi kurir narkotika dibagi menjadi beberapa kelompok.

“Ada yang tujuan ke Palu, Kendari, Lampung. Para tersangka memanfaatkan jalur darat dan udara, baik menggunakan travel, kereta api, maupun pesawat,” ujarnya.

Pasal yang dikenakan untuk para tersangka yakni Primer Pasal 114 Ayat 2 Jo Pasal 132 Ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009, subsider Pasal 112 Ayat 2 Jo Pasal 132 Ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman paling singkat 5 tahun, dan paling lama 20 tahun, dan atau hukuman mati dan denda paling sedikit 1 miliar, paling banyak 10 miliar. (Adri)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *