Cegah DBD, Perindo Lamteng Lakukan Fogging

oleh -43 views

MITRAPOL.com, Lampung Tengah – Mencegah Deman Berdarah Dengue (DBD) yang diakibatkan nyamuk Aedes Aegypti Ketua DPD Perindo Lampung Tengah (Lamteng), Habibi, SH.,MH, bersama sahabat Habibi melakukan fogging disejumlah titik yang dianggap rawan dan sudah terjadi kasus demam berdarah.

Kali ini Sahabat Habibi melakukan foging di Perumahan Lamondo, Kelurahan Seputih Jaya, Kecamatan Gunung, Kabupaten Lampung Tengah.

Loading...

Sebelumnya DPD Perindo Lamteng telah melakukan pengasapan di Kelurahan Seputih Jaya, Kampung Komering Putih, Bedeng 3, Komering Agung Kecamatan Gunung Sugih, serta di Kampung Negara Bumi Ilir Kecamatan Anak Tuha.

“Kami melakukan fogging karena terjadi kasus DBD. Agar tidak menyebar, kami melakukan pengasapan di lokasi yang rawan menjadi sarang nyamuk,” ujar salah satu tim, Minggu, 24 Februari 2019.

Tidak hanya di daerah tersebut saja yang dilakukan foging, namun hampir setiap harinya mereka melakukan foging di titik-titik yang memang di daerah tersebut terdapat kasus DBD.

Ketua DPD Perindo Lamteng yang juga calon anggota legislatif (Caleg) Provinsi Lampung dari Daerah Pemilihan (Dapil) Lampung Tengah, Habibi, mengungkapkan jika kegiatan ini dilakukan untuk mencegah wabah DBD yang diakibatkan gigitan nyamuk aedes aegypti.

“Ini bentuk kepedulian kita kepada masyarakat Lamteng, terutama membantu masyarakat yang sudah positif terjangkit DBD,” kata dia.

Foging sendiri dilakukan sebagai upaya terakhir dari pihaknya. Dalam memberantas penyebaran nyamuk yang membawa virus dengue.

“Jadi kami hanya akan melakukan foging jika dipemukiman terdapat kasus DBD dan memang ada warga yang ingin daerahnya dilakukan fogging. Karena itu adalah upaya terakhir,” katanya.

Adapun upaya efektif yang dapat dilakukan mencegah terjadinya penyebaran DBD adalah dengan membersihkan lingkungan serta mengubur benda-benda yang dapat menampun air hujan.

Seperti kaleng dan barang bekas lainnya. Hal tersebutlah yang harus dilakukan masyarakat, guna terhindar dari serangan virus tersebut.

 

Lami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *