Gara-Gara Hal Sepele, Ginting Tikam Ivan Hingga Tewas di Warung Kopi

Jenazah Ivan Waruwu sebagai korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Kabanjahe untuk diotopsi.

MITRAPOL.com, Karo – Aparat Polsek Simpang Empat tengah menyelidiki kasus perkelahian yang menyebabkan salah seorang korban tewas di Desa Sigarang garang, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Propinsi Sumatera Utara.

Peristiwa bermula pada Selasa tanggal 26 pebruari 2019, terduga pelaku Ginting (Pariko Ginting) tiba di kedai kopi milik Teger untuk minum kopi. Selang beberapa lama tiba jugalah seorang buruh tani bersuku Nias yang bernama Ivan Waruwu di lokasi yang sama.

Bacaan Lainnya

Keduanya sedang menikmati kopi masing masing dan juga beberapa pengunjung kedai lainnya, maka terlontarlah pertanyaan Ginting kepada Ivan waruwu, “Kkenapa tidak pernah kau jawab setiap kali ku panggil La,u sama kamu?”.

Namun Ivan (korban) tetap diam dan tak menjawab apapun, dan tiba tiba Ginting melayangkan tinjunya kepada Ivan (korban) dan memukulinya, sehingga para pengunjung kedai lainnya yang saat itu sama sama minum melerai mereka

Seorang saksi mata yang bernama Anderson sembiring dan di ikuti oleh pengunjung lainnya ikut memisahkan perkelahian itu.

Seolah tak mau kalah atau menahan malu, maka Ivan Waruwu ( korban) membalas pukulan Ginting, sehingga terjadi perkelahian saling pukul memukul, bergumul dan bergulat, para saksi yang juga pengunjung kedai itu berusaha memisahkan dan melerai perkelahian tersebut.

Namun para saksi terkejut menemukan Ivan waruwu ( korban) telah berdarah darah dengan luka perut sebelah kanan dengan usus terburai. Hidung korban juga berdarah, sehingga korban meninggal dunia di tempat kejadian. Diduga korba terkena tikaman atau tusukan benda tajam yang dihunus Ginting.

Namun sampai berita ini di tulis, Ginting sebagai pelaku masih tetap dalam pencarian pihak kepolisian, karena pelaku langsung melarikan diri.

Aparat Polsek Simpang empat yang menangani kasus ini, Iptu Dedy S. Ginting SH dan kanit reskrim, kanit IK dan anggota lainnya yang meninjau TKP langsung menutup TKP, dan meminta keterangan keteranga kepada para saksi saksi.
Sedangkan jenazah Ivan waruwu sebagai korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Kabanjahe untuk diotopsi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.