Pengendara Keluhkan Proyek Saluran Air di Jalan Lodan Raya

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Sejumlah pengendara dan pengguna jalan mengeluhkan proyek selokan atau saluran air yang berada di sepanjang Jalan Lodan Raya, kelurahan Ancol, kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.

Pasalnya, proyek itu menyisakan tumpukan sampah, pasir, lumpur serta sisa-sisa bekas proyek lainnya yang teronggok di bahu jalan. Selain merusak pemandangan, hal itu juga dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan pengendara dan pengguna jalan lainnya.

“Bapak bisa lihat bagaimana di sepanjang proyek itu banyak sisa sisa sampah dan pasir berhamburan yang ditaruh sembarang tempat. Kalau kena angin jelas menjadi debu yang mengganggu penglihatan pak,” keluh salah seorang pengendara ojek online yang tidak ingin disebut namanya

Tak hanya itu, proyek itu juga kerap menimbulkan kemacetan.

“Kemacetan pun bertambah dengan adanya aktivitas proyek itu yang tanpa pengawasan pihak terkait dalam membantu mengatur lalin saat ada pekerjaan proyek itu, serta tidak ada pembatas antara jalan dengan pekerjaan proyek itu,” keluhnya sambil menahan keringat.

Salah seorang pekerja di lapangan mengaku pengawasan proyek ini ada di tangan Muhasan.

“Bapak bisa saya kordinasi langsung ke pak Hasan penanggung jawab,”ucap Yogi.

Sedangkan , menurut Muhasan ini proyek usulan masyarakat sekitar, “Kita sudah kordinasi ke wilayah terutama RT,RW, kelurahan serta kecamatan, ini proyek pengadaan. Terima kasih atas laporan dan masukkan nanti saya akan kordinasi dengan dishub dan Sat pol PP, walau pun ada atau tidak adanya pekerjaan itu tetap macet jalan itu,” ujarnya berkelit.

Sementara itu, Camat Pademangan Mumu menjelaskan, bahwa itu proyek itu dikerjakan secara bertahap.

“Jadi memang seperti itu mekanismenya. Biasa aja adanya pengerjaan atau tidak memang tetap macet justru dengan adanya proyek itu bisa¬† ¬†mengurangi potensi kecelakaan. Kalau kemacetan itu kan banyak ada pintu perlintasan kereta yang ada di sekitar keluar masuk kendaraan pelabuhan,” jelasnya.

“Pekerjaan proyek itu dan titik pengerjaan itu di bahu jalan bukan di jalan lalulintas kita selesaikan pengerjaan itu segera jelas yang merasa terganggu iu orang yang memakai bahu jalan,” terangnya. (Shem)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *