Wakil Ketua DPRD Nunukan Sesalkan Penangkapan 3 Unit Kapal Pembawa Sembako

  • Whatsapp
Hj. Nursyan SH, Wakil Ketua DPRD dan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Nunukan

MITRAPOL.com, Sebatik Nunukan Kaltara – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nunukan, Kaltara Hj. Nusyam SH merasa sangat Prihatin dengan penangkapan 3 kapal pembawa sembako yang dilakukan oleh Polda Kaltara.

Hj. Nursyam SH mengatakan, penangkapan 3 unit kapal yang membawa barang dari Malaysia ke Pulau Sebatik membuat resa warga, karena kebutuhan sembako warga Sebatik harus didatangkan dari Tawau Malaysia, ini sudah berlangsung puluhan tahun dan menjadi ketergantungan.

Lanjud Hj. Nursyam, negara kita belum mampu mendatangkan barang dalam negeri dan sekalipun didatangkan itu bisa berminggu-minggu baru datang, juga harganya lebih mahal karena cosnya tinggi sementara kalau didatangkan dari Tawau Malaysia lebih dekat dan harganya lebih murah.

Hj. Nursyam yang juga sebagai ketua Partai Gerindra Kabupaten Nunukan menyesalkan penangkapan oleh Polda Kaltara saya tidak berasumsi bahwa kesalahan prosedur tapi tempat penangkapan kapal itu di Dermaga Lalesalo yang dianggap resmi, dermaga ini dibangun oleh pemerintah.

beda kalau barang itu mau diperjual belikan keluar pulau Sebatik dan pulau Nunukan seperti Karpet dan barang lainya coba lihat pelabuhan Tunontaka Nunukan, Kapal yang keluar Nunukan berangkat Sulawesi itu penuh, kenapa itu tidak dilarang.

Penangkapan oleh Polda Kaltara itu sangat menyiksa warga Sebatik, karena barang yang dimuat kapal itu milik sejumlah pedagangan, mereka patungan, kalau ditangkap otomatis sama saja dengan membunuh kehidupan warga Sebatik.

Masalah perdagangan lintas batas kedua Negara itu sudah Kesepakatan dalan sosek Malindo yang bahas setiap tahun itu bahkan Minggu lalu diadakan pembahasan sosial ekonomi Malaysia – Indonesia (SOSEK MALINDO) yang berlangsung di kota Kinabalu Sabah Malaysia dihadiri oleh Gubernur Kalimanta Utara Dr. H. Irianto Lambrie, Kapolda Kaltara Brigjen Pol. Drs. Indrajit, Bupati nunukan Hj. Asmin Laura Hafid dan sejumlah wakil dari Indonesia.

“Saya sebagai pemililk toko Sebatik sekaligus Anggota Dewan berharap agar pihak Polda Kaltara bisa bekerjasama dengan baik dan mengembalikan ke 3 kapal dan barang-barang milik pedagang lokal Sebatik”. Pungkas Hj. Nursyam.

 

Yusup. P

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *