Aktivitas Perdagangan Lintas Batas Lumpuh, Warga Panik

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Nunukan Kaltara – Adanya penangkapan 3 unit Kapal pengangkut sembako dari Tawau Malaysia ke Nunukan oleh Jajaran Polda Kaltara. Minggu (3/3/2019) membuat warga Sebatik Nunukan resah.

Hasanuddin salah seorang warga Sebatik yang berprofesi sebagai pedagang lintas batas turut angkat bicara.

Hasanuddin mengatakan, dengan adanya penangkapan Kapal yang membawa sembako dari Tawau ke Nunukan membuat warga panik dan ketakutan, hingga hari ini Senin (4/3/19) samasekali tidak ada aktivitas di Dermaga Lalesalo.

Dijelaskan Hasanuddin, sebagai beranda perbatasan harus ada kebijakan atau kearifan lokal, aktivitas perdagangan yang sudah berjalan 25 tahun kenapa baru ditangkap sekarang.

Hasanuddin Warga Sebatik

Saya melihat ini ada kesalahan prosedur, kenapa Polisi melakukan penangkapan yang seharusnya dilakukan oleh Pihak Bea Cukai sebagai instansi yang berwewenang, bukan Kepolisian, kecuali Kapal yang muat barang itu diduga membawah barang terlarang itu baru kewenangan Pihak kepolisian.

Hasanuddin berharap kepada Gubernur Kaltara dan Bupati Nunukan untuk turun tangan menyelesaikan persoalan ini jangan sampai persoalan ini berlarut-larut yang berdampak terhadap warga Sebatik.

Gubernur dan Bupati harus memperhatikan masyarakatnya jangan mau dekat pemilihan Bupati dan Pemilihan Gubernur baru turun kelapangan.

Kalau aparat dan penegak hukum melarang perdagangan lintas batas Lebih baik ditutup saja, biar warga Sebatik mati kelaparan.

Pemerintah setempat harus turun menyelesaikan persoalan adanya penangkapan Kapal pembawa dan memuat barang penumpang ini.

Bupati dan Gubernur jangan cuci tangan dalam persoalan ini, kami penduduk Nunukan yang harus dilindungi.

Seharusnya Pihak kepolisian bersama intansi terkait melakukan sosialisasi terlebihdahulu, jangan langsung main tangkap yang membuat panik warga Sebatik. Pungkas Hasanuddin

 

Yusuf. P

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *