Kapendam XVII/Cenderawasih: Teror di Papua Makin Gencar, TNI Tidak Akan Mundur

  • Whatsapp
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/ Cenderawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi

MITRAPOL.com, Papua – Sejumlah aksi teror kian gencar dilakukan oleh kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di wilayah Papua. Teror tersebut tak hanya memakan korban luka, bahkan hingga menelan korban jiwa.

Terakhir tiga prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum) dinyatakan gugur pasca penyerangan anggota KKSB di saat sedang melaksanakan pengamanan pergeseran pasukan untuk pengamanan pembangunan infrastruktur Trans Papua Wamena- Mumugu di Nduga, Papua.

Bacaan Lainnya

Insiden tersebut tak lantas menurunkan semangat juang para prajurit TNI sebagai benteng terakhir dalam menjaga keutuhan NKRI di bumi Cenderawasih, Papua.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/ Cenderawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi di Timika, Papua Jumat, (08/03/2019).

“Kita (TNI) tidak akan mundur selangkah pun dengan teror-teror dari kelompok siapapun, kalaupun teror itu berisiko kita akan hadapi juga dengan resiko itu,” ujar Kolonel Inf Muhammad Aidi.

Dirinya menambahkan, TNI tetap berada di garda terdepan untuk melanjutkan pembangunan di negara yang berdaulat ini.

“Tanggal 2 Desember lalu terjadi pembantaian terhadap puluhan karyawan PT.Istaka Karya yang sedang melakukan pembangunan jalan Trans Papua, sehingga saat ini para karyawan tersebut belum berani kembali untuk bekerja lagi, dalam kondisi darurat seperti ini TNI harus di garda terdepan untuk melanjutkan pembangunan, nanti setelah situasi sudah aman kembali kita serahkan lagi ke rakyat sipil.

Dari 32 Jembatan Trans Papua yang dicanangkan Pemerintah, TNI dipercaya untuk mengambil alih dan melanjutkan pekerjaan sebanyak proyek 21 Jembatan trans papua.

“Kami hanya butuh tenaga ahli dari PT. Istaka Karya, yang lainnya TNI siap kerjakan dan akan dijaga ketat TNI hingga tuntas,” pungkasnya. (AQM)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *