Seorang Janda Ditemukan Tewas di Dalam Kamarnya, Diduga karena Sakit

  • Whatsapp
Edaliana Edyta ditemukan dengan kondisi tak bernyawa di dalam kamarnya

MITRAPOL.com, Palangka Raya – Warga Jalan Mahair Mahar Lingkar Luar, Sebangau, Palangka Raya, digegerkan dengan kematian tragis yang menimpa Edaliana Edyta. Wanita berusia 41 tahun itu ditemukan dengan kondisi tak bernyawa di dalam kamarnya dengan posisi terlentang, Jumat (08/03/2019).

Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh janda yang juga mantan bhayangkari alias istri personel kepolisian tersebut.

Bacaan Lainnya

Diduga Edaliana meninggal akibat sakit yang dideritanya, yakni jantung dan komplikasi asma. Kini kasus temuan mayat itu sudah ditangani Unit Reskrim Polsek Sebangau dan Polres Palangka Raya.

Saat ditemukan almarhum berada di dalam warung kopi miliknya. Di lokasi ditemukan obat-obatan dan obat kuat.

Namun dipastikan meninggal dunia karena sakit tanpa unsur tindak pidana. Jenazah almarhum pun sudah dievakuasi ke kamar mayat RSUD dr Doris Slyvanus Palangka Raya.

Kapolsek Sebangau Ipda Yusuf Priyo mengatakan bahwa almarhum meninggal dunia karena sakit menahun, itu dibuktikan dengan berbagai keterangan saksi dan tetangga korban.

Korban sudah lama sakit hingga membuat badannya kurus sampai akhirnya ditemukan tak bernyawa di TKP.

”Tidak ada kekerasan ditubuh almarhum, jadi diduga kematiannya karena sakit menahun dan itu juga didukung keterangan saksi, baik tetangga maupun kerabat almarhum, walaupun dilokasi ditemukan obat-obatan medis dan obat kuat. Yang bersangkutan juga mantan istri personel yang tugas di Polres Kobar tetapi sudah tiga tahun bercerai,” ujar Yusuf.

Perwira Pertama Polri ini menerangkan sebelum ditemukan tak bernyawa, almarhum memang tadi malam sempat terlihat menutup kios atau warung kopi. Pertama kali ditemukan oleh tetangganya ketika ingin menyapa, tetapi tidak disahut hingga kios dibuka dan terlihat jenazah almarhum dikerumbuni semut.

Melihat hal itu saksi berteriak dan melapor ke kepolisian setempat hingga jenazah dievakuasi.

Kapolsek, menyampaikan sebenarnya almarhum sudah dianjurkan keluarga dan masyarakat sekitar kembali ke kampung halaman, namun menolak dan memilih hidup sendiri dengan menjadi penjual kopi dan minuman ringan, sampai peristiwa ini terjadi.

”Intinya tidak ada unsur pidana dan pihak keluarga sudah mengetahui, namun tetap pihaknya menangani temuan jenazah tersebut, ”pungkasnya.

Tetangga almarhum, Suharni mengatakan bahwa memang korban sudah lama sakit-sakitan, bahkan sejak dua tahun menetap di lokasi tersebut Ia sendiri terakhir komunikasi Kamis (7/3/2019) malam dan terkejut pagi harinya mengetahui Edaliana meninggal dunia.

”Iya memang almarhum sakit-sakitan, warung kopi saja sudah beberapa hari ini tidak buka, bahkan saya baru tadi malam menelpon dan dia meminta maaf, tidak tahunya pagi sudah meninggal dunia, barokah meninggalnya karena hari jumat,”pungkas Suharni.

Berdasarkan pantauan wartawan Mitrapol di lapangan, Kapolsek Sebangau Ipda Yusuf langsung turun ke lokasi penemuan jenazah bersama belasan personel kepolisian.

Petugas langsung melakukan olah TKP, tak lama jenazah dibawa menggunakan mobil inafis Polres Palangka Raya menuju rumah sakit. Kini TKP sudah dipasangi garis polisi (police line) dan peristiwa itu menjadi tontonan warga sekitar. (M.Tedy/Abimanyu)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *