Gapoktan Kecamatan Seputih Raman Keluhkan Pungli Bantuan Benih Padi

  • Whatsapp
Kepala Cabang Dinas (KCD) Pertanian I Gusti Made Suasa. Sp. Mm. (kanan)

MITRAPOL.com, Lampung Tengah – Bantuan benih padi yang seharusnya dibagikan kepada gapoktan (gabungan kelompok tani) yang tersebar di 14 kampung yang ada di Kecamatan Seputih Raman, Kab. Lampung Tengah diduga tidak dibagikan oleh Kepala Cabang Dinas (KCD) Pertanian setempat.

“Akhir tahun 2018 kami seluruh gapoktan rapat bersama Kepala Cabang Dinas (KCD) Pertanian membahas benih yang akan turun di Ciherang dan Situbagendit. Pada saat turun tanggal 27 Februari 2019, sampai saat ini benih itu tidak turun bahkan ini benih periode yang kedua sudah mau turun,” ujar salah seorang anggota gapoktan, Selasa (12/03/2019)

Bacaan Lainnya

Masih menurut sumber, lebih parahnya biasanya saat benih turun KCD Pertanian I Gusti Made Suasa. Sp. Mm. meminta sejumlah fee (bayaran) ke gapoktan.

“Saat pupuk datang para pengecer dimintai fee sebesar lima ratus rupiah per sak,” cetusnya.

“Dan kami dari gapoktan menyayangkan hal ini berlarut-larut, kami siap bikin surat pernyataan karena kami resah dengan adanya perilaku KCD Pertanian. Ini tindak pidana penggelapan dan pungli, kami harapkan agar dilaporkan ke aparat penegak hukum,” pintanya berharap.

Saat awak media melakukan investigasi dengan mencoba menemui KCD Pertanian Seputih Raman, I Gusti Made Suasa. Sp. Mm. membantah adanya pengaduan dari beberapa gapoktan.

“Semua sudah terealisasi dengan baik, pada saat benih turun saya dan rekan menandatangani surat jalan, silakan saja kalau mau dilaporkan,” jawabnya santai.

Saat disinggung terkait soal rapat dan berita acara serta arsip penerimaan bantuan benih, dirinya menjawab, “Kami setiap rapat tidak ada berita acara, notulen, apalagi arsip,” tukasnya. (*)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *