Juru Parkir di Kota Pekalongan Keluhkan Kenaikan Target Setoran

  • Whatsapp
Suasana jalanan di Kota Pekalongan pada malam hari.

MITRAPOL.com, Jateng – Sejumlah juru parkir di sebagian ruas Jalan Sultan Agung serta Jalan Gajah Mada, Kota Pekalongan, Jawa Tengah mengeluh karena kenaikan target setoran.

Pasalnya, pada saat di kelola Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Perhubunagn (Dishub), juru parkir ditarget setoran sebesar 100,000 per bulan di titik lokasi Jalan Sultan Agung pada akhir tahun 2018, dengan potensi yang sedikit penguna jasa parkir.

Bacaan Lainnya

Namun, saat ini di tahun 2019 pengelolaan parkir di kelola pihak ketiga atau swasta dengan kenaikan target setoran yang signifikan yakni mencapai 200% lebih dari tahun sebelumnya.

“Akhir tahun 2018 saat pengelolaan di pegang Pemkot Pekalongan melalui dinas perhubungan target setoran saya sejumlah 100,000 per bulan, dan mendapatkan karcis retribusi parkir serta rompi dan pembinaan. Tapi saat ini target setoran saya di minta 25,000 per hari dan tidak mendapatkan karcis retribusi parkir dari pengelola suwasta, sehingga saya merasa tercekik pendapatan, demi saya bisa bertahan bekerja untuk biaya hidup sehari-hari kadang saya hanya bawa pulang hasil pekerjaan sebesar 20,000 kadang kurang, dalam bekerja seharian,” ungkap salah seorang juru parkir kepada Mitrapol, Selasa (12/03/2019) malam.

Para juru parkir berharap Pemkot Pekalongan bisa mengelola perparkiran kembali seperti tahun sebelumnya. Mereka juga berharap pihak swasta sebagai pelaksana kegiatan untuk dapat memberikan kebijakan dan pertimbangan kembali dalam hal target setoran, serta pertanggung jawaban yang patut sebagai pelaku usaha kepada para pekerja juru parkir. (Tim)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *