TNI dan Petani Lakukan Gerakan Pengendalian OPT Padi di Persawahan Desa Rowo Belang

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jateng – Untuk mencegah penyebarluasan hama wereng batang coklat tanaman padi, kini Dinas Pertanian dan Pangan beserta Kodim 0736/Batang bersama Poktan Mulyo melaksanakan Gerakan Pengendalian (Gerdal) Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) Padi di area persawahan Desa Rowo belang, Kecamatan Batang, bangkitkan semangat para petani, Senin (11/03/2019)

Kegiatan tersebut diikuti oleh anggota Kelompok Tani Desa Rowo Belang sejumlah 35 peserta serta dari Anggota Kodim Batang yang melaksanakan kegiatan penyemprotan di lapangan. Kegiatan ini dilakukan di lahan padi milik kelompok tani mulyo Desa Rowo belang.

Bacaan Lainnya

Tujuan Pelaksanaan kegiatan Gerdal OPT Tanaman Padi adalah dalam rangka melatih dan menyosialisasikan aplikasi penggunaan pestisida kepada petani dalam pengendalian OPT agar memperoleh hasil optimal.

Dalam arahannya Bapak Eko Budiono selaku Kades Rowo belang menuturkan, menanam padi pada saat ini sudah ada yang bisa menenangkan pikiran para petani, sekalian sosialisasi, “Biar petani kita itu terlindungi artinya bisa diasuransikan jangan sampai dikemudian para petani kehabisan modal dan tidak bisa menanam padi kembali. Dalam bahasa Rowo belangnya, “Loro sewu dadi siji” (sakit sekali rasanya),” tuturnya

Dalam kesempatan ini Ibu Migayani mengungkapkan, “Pada pertemuan ini adalah kerjasama yang baik. Hal ini merupakan kebersamaan untuk mendukung ketahanan pangan. Pada hari ini adalah wujud kepedulian untuk memberantas hama. Para petani yang ada di 4 kecamatan. Ada para penyuluh supaya bekerjasama dengan para petani di Desa Rowo belang ini dengan tujuan untuk mengamankan pangan kita. Monggo kepada Bapak-bapak petani kita manfaatkan program gerakan ketahanan pangan yang masuk disetiap desa,” ungkapnya

Adapun Arahan dari Dandim yang diwakili oleh Mayor Inf. Raji, “Bahwa kegiatan ini bukan hanya penyemprotan hama saja namun kami juga melaksanakan pendampingan kepada para petani untuk melaksanakan ketahanan pangan.

“Monggo para petani di Desa Rowobelang agar memanfaatkan kesempatan ini supaya semua keluhan dan kendala para petani bisa disampaikan kepada Pak babinsa, sehingga kami bisa menyampaikan ke pimpinan pusat,” pintanya

Dalam kesempatan ini tampak hadir, Kadispaperta Kabupaten Batang ibu Ir. Migayani Thamrin, Dandim 0736/ Batang diwakili Kasdim Mayor Inf Raji, Ka Rutan Batang diwakili Bapak Mustofa, SH., Kapolsek Batang diwakili Babinkamtibmas, Danramil Jajaran Dim 0736/Batang beserta pewakilan anggota, Koordinator BPP Kecamatan Batang ibu Murdiningsih, Kades Ds. Rowobelang Bapak Eko Budiono, Ketua Poktan Tani Mulyo Bapak Gunawan beserta anggota Poktan.

Manfaat yang diperoleh dalam kegiatan tersebut di antaranya adalah meningkatnya pengetahuan petani bahwa penggunaan pestisida berdasarkan prinsip 5 T yaitu tepat sasaran, tepat jenis, tepat waktu, tepat dosis, tepat cara aplikasi. (Irul)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *