Acheh Future dan BASAI Sambangi Rumah Tidak Layak Huni Milik

by -31 views

MITRAPOL.com, Aceh Utara – Ketua Lembaga Acheh Future Razali Yusuf didampingi Ketua Umum Yayasan BASAI (Barisan Aneuk Syuhada Aceh Indonesia) Zulkifli kembali mengunjungi masyarakat yang memiliki rumah tidak layak huni dipedalaman Kabupaten Aceh Utara. Selasa (12/3/2019).

Rumah Latifah Harun (55) dan Mariani (53), warga Dusun Tanjong Balee Gampong Tanjung Dalam Selatan, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, dikunjungi kedua lembaga tersebut.

Kepada team Acheh Future dan Ketua Umum BASAI, Latifah Harun janda fakir miskin menceritakan kisah hidupnya, saya bekerja memetik buah pepaya di kebun milik tetanggnya sebulan tiga kali, dengan upah Rp 50,000 perharinya, dan bila musim panen padi, saya bekerja mengarit padi, kata Latifah Harun yang di dampingi anaknya M Husen yang menderita cacat mental akibat konflik aceh,

Lanjut Latifah, rumah saya sudah sering sekali didatangi orang untuk di foto-foto, tapi sampai sekarang belum ada bantuan yang datang, mungkin ini sudah nasib saya untuk tidak mendapatkan rumah bantuan, paparnya.

Begitu juga dengan Mariani, keduanya bernasib sama, anaknya Zulfikar merupakan korban ledakan BOM dimasa konflik Aceh yang terjadi tepatnya pada tanggal, 27 Mei 2004 silam, saat itu Zulfikar mau ke sekolah, tapi tiba-tiba di jalan yang ia lalui ada Bom yang di tanam, Bom tersebut meledak dan Zulfikar menjadi korban,.

Kondisi Zulfikar menjadi cacat seumur hidup, tangan dan kaki kirinya tidak normal lagi akibat terkena pecahan bom, menurut hasil rontgen dari Rumah Sakit, di kepalanya masih ada lima serpihan Bom yang belum di ambil. Ungkapnya.

Disaat team Lembaga Acheh Future dan ketua umum BASAI mendatangi kediaman Zulfikar, mendapati kondisi Ibu korban Mariani kehidupannya sangat meprihatinkan, rumah beratap rumbiya yang terlihat sudah bocor, tidak layak huni lagi.

Namun Mariani sudah pasrah dengan kondisi yang iya hadapi selama ini, sepertinya tidak ada tempat mengadu bagi saya, saya hanya bisa memohon kepada Allah agar dibukakan pintu hati para pemimpin untuk melihat kondisi keluarga saya ucapnya dengan nada sedih.

Razali Yusuf yang di dampingi oleh Zulkifli dan Korcab Acheh Future Saifuddin korcab merasa sangat heran, ditempat tinggal ketua DPR Aceh Sulaiman ini ternyata masih ada rakyat yang bernasib seperti ini, mengapa mereka membisu terhadap apa yang sedang di alami oleh rakyatnya,.

Lanjut Razali, kita berharab pemeritah Aceh dan permerintah Kabupaten Aceh Utara agar memperhatikan nasib mereka yang hidupnya masih menderita.

Sementara itu ditempat terpisah Geusyik Gampong Tanjung Dalam Selatan Adnan kepada awak media menceritakan, beliau sangat prihatin melihat kondisi rumah warganya banyak yang sudah tidak layak huni, namun demikian setiap tahunnya beliau tetap memprioritaskan pembangunan rumah layak huni sebanyak 2 unit setiap tahunnya.

Namun karena warga Desa Tanjong Dalam Selatan berjumlah 535 kk itu pun banyak yang tergolong kurang mampu, maka kami dari Pemerintah Desa sangat kewalahan, kita berharap agar Pemerintah Kabupaten dan Provinsi sudi kiranya membantu beberapa unit rumah layak huni untuk warganya.

 

Munasir Yusa

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *