Dishub Kota Pekalongan Potong Hak Para PSPP Parkir

oleh -179 views
Para juru parkir saat melakukan doa bersama

MITRAPOL.com, Jateng – Kelompok para pejuang Pendapatan Asli Daerah (PAD) bidang perparkiran yang dibekali surat perjanjian serta surat tugas parkir dengan masa berlaku 31 Desember 2018 di seputaran kota Pekalongan Jawa Tengah, merasa dipotong haknya oleh Dinas Perhubungan Kota Pekalongan.

Dishub Kota Pekalongan telah melakukan penandatanganan surat perjanjian kerjasama dengan pihak ketiga, tanpa adanya sosialisasi musawarah mufakat terlebih dahulu dengan para mitra kerja bidang perparkiran yang telah bekerja selama ini.

Pihak Dishub juga yang telah melakukan pelelangan sejumlah 184 titik lokasi parkir dengan target setoran 100.000.000/bulan atau 1,2 M /tahun, keseluruhan titik lokasi parkir yang ada di Kota Pekalongan ada sekitar 426 titik dengan target 133,500,000/bulan atau 1,6 M /tahun di Tahun 2019. Pada tahun 2018 keseluruhan sekitar 426 titik lokasi target setoran 1,2 M / tahun.

Salah seorang juru parkir yang tidak mau disebut namanya kepada Mitrapol mengatakan, Awalnya saya tidak tahu bahwa sudah ada penandatanganan surat perjanjian kerjasama antara Dishub Kota Pekalongan dengan pihak ketiga atau swasta yang menjadi pelaksana kegiatan pengelolaan parkir di tempat saya bekerja. Ujarnya.

Masih ujarnya, saya baru tau setelah saya mendapat surat pemberitahuan tertanggal 15 Febuari 2019 dari pihak Dishub Kota Pekalongan yang memberi tau bahwa agar dirinya segera mendaftarkan dirinya ke pihak ketiga.

Dishub Kota Pekalongan pada tahun 2019 telah melakukan pelelangan parkir sebanyak 184 titik disebagian ruas jalan di kota Pekalongan dengan target setoran seratus juta rupiah per bulan, yang akan di setorkan langsung ke kas daerah. Dengan target itu saya mendapat tekanan target setoran sejumlah 4,800,000 perbulan oleh pihak ketiga.

Ditambahkannya, dalam bekerja kami tidak mendapatkan karcis retribusi parkir dan penunjang lainnya serta kepastian pertanggungjawaban tentang pekerjaan kami dari pihak ketiga, saya akan di pecat dari pekerjaan jika tidak mau setoran sesuai permintaan pihak ketiga, padahal akhir tahun 2018 saya ditarget setoran 1000,000 perbulan oleh dishub,” Pungkasnya.

Para juru parkir berharap kepada pemerintah kota Pekalongan, supaya pihak pemenang lelang 184 titik lokasi parkir tidak ada penekanan target setoran yang sangat besar jumlahnya kepada para juru parkir, serta sesuai tugas pokok dan fungsinya serta mikanisme pertanggungjawaban tentang pekerjaan parkir.

 

Rul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *