Kejari Palangka Raya Tangani 81 Perkara Narkotika Sejak Januari 2019

oleh -25 views
Pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu.

MITRAPOL.com, Palangka Raya – Kejaksaan Negeri (Kejari) Palangka Raya sudah menangani perkara narkotika sebanyak 81 kasus terhitung sejak Januari hingga pertengahan Maret 2019,.

“Kasus itu hasil pelimpahan dari Polda Kalteng, Polres dan Badan Narkotika Nasional Kota Palangka Raya yang selanjutnya akan menjalani persidangan,” kata Zet Tadung Allo usai melaksanakan pemusnahan barang bukti tindak kejahatan yang didominasi narkotika berbagai jenis di halaman Kejaksaan Negeri Palangka Raya, Kamis (14/03/2019).

Sejumlah barang bukti yang di musnahkan pihak Kejaksaan Negeri Kota Palangka Raya yakni, sabu-sabu dengan berat 60,37 gram, obat Zenith 1.580 butir, obat keras lainnya berjumlah 152 butir dan 25 telpon genggam.

Untuk barang bukti hasil sitaan dimusnahkan dengan cara dilarutkan di air dengan mencampur larutan proselin. Kemudian untuk obat-obatan keras dan telpon genggam di musnahkan dengan cara di bakar.

Pihaknya pun mengapresiasi tindakan penyidik Polri dan BNN setempat yang bekerja keras menekan angka peredaran narkoba di Kota Palangka Raya dan wilayah Kalteng pada umumnya.

Kejari Palangka Raya mengatakan peredaran narkoba tentunya menjadi perhatian khusus para aparat penegak hukum yang ada di daerah setempat. Sebab berdasarkan data yang ia himpun, se Indonesia yang menggunakan narkoba berjumlah 4,2 juta orang.

Sedangkan setiap harinya ada 50 orang yang meninggal dunia karena menggunakan narkotika dari berbagai jenis, artinya ini sangat memprihatikan sekali.

“Itu baru data yang teruangkap, namun kebanyakan masyarakat malu menceritakan kalau keluarganya meningal akibat narkoba, makanya masih banyak kejadian yang belum terdata,” sebut Zet.

Dia pun menghimbau kepada masyarakat, memberitahukan kepada petugas yang berwenang apabila ada keluarganya menjadi korban narkotika, agar bisa segera diberikan tindakan serta pengobatan oleh pihak instansi terkait.

Dia menambahkan, melihat tingginya kasus narkoba di provinsi itu, pihaknya pun berkomitmen untuk memberikan tuntutan berat kepada para pelaku tindak kejahatan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *