Forgab OPD Pemkot Metro Lampung Bahas Bidang Ekonomi

oleh -29 views
Forgab OPD Kota Metro Lampung melakukan rapat membahas bidang Ekonomi di OR Setda Kota Metro, Kamis (14/03/19).

MITRAPOL.com, Metro/Lampung – Pemerintah Kota Metro Lampung melalui Forum Gabungan (Forgab) OPD Kota Metro melakukan rapat yang membahas Bidang Ekonomi, yang berlangsung di OR Setda Kota Metro Lampung, Kamis (14/03/2019).

Rapat dipimpin Plt. Asisten III Pemkot Metro Suwandi, dan dihadiri para Staf Ahli, Kepala Bappeda, Kepala Badan Retribusi Pajak Daerah Kota Metro, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Metro, Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian Kota Metro, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Dinas PMPTSP) Kota Metro, serta para Camat dan Lurah se-Kota Metro.

Loading...

Penyampaian Kepala Bappeda Bangkit Haryo Utomo mengatakan, rapat dalam Forgab hari ini merupakan tahap akhir, yang sebelumnya sudah berlangsung selama 3 hari.

Penyampaian masing-masing OPD Kota Metro Lampung sebagai pokok bahasan Bidang Ekonomi, Kamis (14/03/19).

“Pada rapat pagi ini, merupakan langkah kita dalam menyinkronisasikan dari hasil Musrenbang Kelurahan dan Kecamatan, yang akan disesuaikan dengan program daerah. Bidang ekonomi memang sangatlah penting untuk mengungkit perekonomian di Kota Metro Lampung, guna meningkatkan UMKM dan menurunkan angka kemiskinan di Kota Metro Lampung ,” ungkap Bangkit.

Sedangkan dalam arahannya Plt. Asisten III Suwandi mengatakan, rapat ini akan mengadakan ekspos pada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian, Dinas Perdagangan, dan Dinas PMPTSP.

“Dari pemaparan ke 4 OPD ini akan di sinkronisasikan dan menetapkan prioritas dibidang ekonomi. Serta Forgab pada hari ini terkait dengan rencana kerja daerah tahun 2020, yang terkait juga dengan RPJMD tahun ke 4 di Pemerintahan Walikota Achmad Pairin. Yang lebih pentingnya juga, program yang kita bahas ini akan menggunakan sistem e-planning dan e-budgeting,” katanya.

Sementara dalam pemaparan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Metro, mengusulkan mesin alat tanam, dan pengolahan hasil panen serta pembangunan Sumur Bor, benih tanaman, bibit Ikan dan Ternak yang akan diberikan kepada Kelompok Tani se-Kota Metro.

Sedangkan dari pemaparan Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian Kota Metro Lampung mengusulkan mengenai, alat kerajinan, mesin pengolahan susu cair menjadi bubuk, mesin penggilingan bakso dan pemotongan, serta pelatihan di bidang las dan mebel.
Kemudian pada pemaparan Dinas Perdagangan akan melakukan sistem e-tribusi, guna memudahkan dalam transaksi dan akan di uji cobakan pada 3 pasar di Kota Metro.
“Sedangkan untuk penataan pasar saat ini, yang masih menjadi primadona permasalahan di tahun 2018, maka kami lakukan penertiban melalui pengiriman 3 surat peringatan. Dan pada hari ini kita telah mengirimkan surat peringatan yang ke dua, yang berisikan batas akhir perpindahan para pedagang kaki lima ke lantai 2 pada tanggal 11 Juni,” papar Kadis.

 

Muktaridi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *