Presiden Jokowi Serahkan 2.000 Kartu Indonesia Pintar kepada Pelajar di Tobasamosir

oleh -86 views
Presiden Joko Widodo saat menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP secara simbolis kepada delapan siswa/i Perwakilan 2000 siswa/i di SMKN 1 Balige.

MITRAPOL.com, Tobasamosir – Presiden Republik Indonesia Ir.Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Hj. Iriana Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke SMKN 1 Balige, Kabupaten Tobasamosir, Jumat (15/03/2019).

Turut mendampingi Presiden Jokowi diantaranya Mentri Pendidikan Muhadjir Effendi dan Menko Maritim Luhut Binsar panjaitan serta Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Bupati Toba Samosir (Tobasa) Darwin Siagian, Wabup Hulman Sitorus.

Loading...

Pada kesepatan itu Presiden Jokowi menyerahkan secara simbolis Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada 2.000 pelajar SD/SMP/SMA/SMK penerima KIP di Balige, Tobasa.

“Setelah saya melihat SMK Negeri 1 Balige ini, kita akan merevitalisasi sekolah ini dan peralatan prakteknya akan kita berikan supaya siswa siswi bisa belajar lebih giat lagi,” kata Jokowi disambut applause para siswa siswi dan semua hadirin.

Selanjutnya Presiden Jokowi menunjukkan contoh kartu Program Indonesia Pintar. “Siapa yang sudah mendapat kartu seperti ini, kartu Program Indonesia Pintar,” tanya Presiden.

Dengan serentak 2.000 siswa SD/SMP/SMA/SMK angkat tangan sembari memegang Kartu Program Indonesia Pintar masing masing. Kemudian secara simbolik Presiden Jokowi menyerahkan kartu PIP kepada 8 orang siswa perwakilan 2.000 siswa siswi yang hadir.

Selanjutnya Presiden Jokowi menjelaskan kepada seluruh penerima KIP, bahwa di dalam Kartu Indonesia Pintar ada uang bantuan pemerintah kepada para siswa. “Kalau untuk siswa SD mendapat Rp. 450 ribu, SMP Rp. 750 ribu dan SMA/SMK Rp. 1 juta,” terangnya.

Selanjutnya Presiden memanggil 3 orang siswa diantaranya Joseph Siahaan siswa SMP Negeri 4 Balige, Kristofel Tambunan siswa SMK Negeri 1 Balige dan Ira Situmeang SD Negeri Parparean Porsea.

Kepada siswa Presiden menanyakan kegunaan dana Program Indonesia Pintar. Ketiga siswa menjawab untuk beli peralatan sekolah, diantaranya beli sepatu, buku, tas, baju dan lainnya. “Dana Program Indonesia Pintar tidak boleh digunakan beli pulsa,” kata ketiga siswa.

Mendengar keterangannya Presiden Jokowi membenarkannya dan memberi apresiasi. Tetapi Presiden sempat tertawa geli akibat jawaban Joseph tidak sesuai pertanyaan yang ia ajukan. Jokowi menanyakan cita cita Joseph kedepan, tetapi Joseph malah menjawab ia ingin Jokowi menang di Pemilu 17 April mendatang. Mendengar itu Jokowi tertawa terbahak bahak.

“Tidak boleh begitu. Saya tanya cita citamu ke depan, malah kamu jawab begitu,” kata Jokowi tertawa lucu sembari mengelus pundak Joseph dengan penuh kasih sayang.

Meskipun akhirnya Joseph mengatakan ia ingin jadi dokter.

Tidak sampai disitu Presiden tertawa dibuat Joseph. Ketika ditanya berapa jam belajar satu hari sepulang sekolah, Joseph menjawab satu jam. Sembari tertawa Jokowi mengatakan “masa mau jadi dokter belajarnya hanya satu jam,” katanya sambil tertawa terpingkal pingkal.

Diakhir sambutannya, jokowi mengarahkan dan memberi pesan kepada seluruh siswa kalau mau sukses harus giat belajar. “Minimal bisa tiga jam supaya pintar dan cita citanya tercapai,” ujarnya disambut applause seluruh siswa. (Abdi.S)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *