Rumah Baca Miranda Berbagi Kebahagiaan Dengan Para Tuna Rungu

oleh -20 views

MITRAPOL.com, Jakarta – Dalam rangka acara syukuran 16 tahun berdirinya rumah keluarga baca Miranda, RS Premier Jatinegara dan Headline Managemet menggelar acara Berbagi bersama dengan anak-anak dan ibu/bapak Tuna Rungu dan Tuna Wicara (bisu tuli), Kamis (14/3/2019). Di Rumah Belajar Miranda Jln. Vila Sawo Kav 1 Cipeta Utara.

Kegiatan ini dihadiri kurang lebih 40 orang anak berkebutuhan khusus dan hadir juga beberapa artis untuk memberikan dukungan kepada Majelis Taklim Tuna Rungu Indonesia.

Artis Bela Luna

Program berbagi ini sebagai bentuk dukungan sekaligus berbagi rezeki untuk para Tuna Rungu dengan bentuk pemberian berupa berbagi kebahagiaan seperti hadiah, goody bag, alat permainan dan akan ada pembagian alat bantu pendengaran yang sedang dirancang

Diharapkan kegiatan ini dapat membawa keberkahan untuk Rumah Sakit Jatinegara juga untuk Hadline dan Rumah Baca Miranda agar lebih baik, kompak dan selalu berbagi, ujar Didie pemilik/ Ketua Rumah Baca Miranda.

Dalam kesempatan ini Artis Bela Luna mengatakan pada media, ia merasa bangga bisa turut serta dan bisa mendukung kegiatan yang sangat positif ini karena bisa berbagi kebahagiaan dalam bentuk memberikan perhatian dan sumbangsi pada mereka yang memang memerlukan dukungan dan semangat, semoga acara ini memberikan kebahagian serta suport pada mereka khususnya teman yang berkebutuhan khusus.

Kepala RS. Premier Jatinegara Widia Kencana

Sementara Kepala RS Premier Jatinegara Widia kencana mengatakan, “RS Premier berkomitmen selalu rutin untuk melaksanakan kegiatan sosial setahun bisa enam kali dan langsung kelapangan, namun kali ini membawa sesuatu yang berbada menyatukan program dimana kebetulan Headline, Rumah belajar Miranda ini sedang Ultah yang ke 16, suatu tempat yang sangat khusus dan belum pernah didatangi, kebetulan saat ini sedang konsen untuk menaganin kebutuhan khusus juga untuk memberikan motifasi psikolog pada anak bagaimana bisa memotifasi dirinya untuk bisa hidup mandiri layaknya manusia normal. Paparnya.

 

Desi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *