Wali Kota Sabang Kutuk Aksi Penembakan Brutal di Selandia Baru

by -68 views

MITRAPOL.com, Sabang – Wali Kota Sabang, Nazaruddin S.I.Kom mengutuk keras aksi penembakan terhadap umat muslim di dua Masjid Kota Christchurch, Selandia Baru pada Jumat (15/3/2019) kemarin

Dirinya mengajak semua umat muslim untuk mendoakan bagi korban penembakan brutal yang terjadi di dua Masjid di Selandia Baru serta meminta Pemerintah setempat mengungkapkan motif penyerangan tersebut.

“Kita mengecam keras penembakan terhadap umat muslim yang sedang beribadah di dua Masjid di Selandia Baru dan meminta Pemerintah Selandia Baru segera mengungkapkan motif penyerangan itu” kata Wali Kota Sabang, Nazaruddin S.I.Kom atau akrab disapa Tgk. Agam, Sabtu (16/03/2019).

Pemerintah Selandia Baru, kata Wali Kota Sabang harus secepatnya mengusut motif penyerangan terhadap umat muslim yang sedang melaksanakan ibadah Shalat Jumat di dua masjid, Kota Christchurch dan menjelaskannya kepada publik.

“Insiden itu sangat melukai hati umat muslim diseluruh penjuru dunia dan Kita mengajak semua umat muslim untuk mendoakan para korban, semoga husnul khotimah dan dibalas oleh Allah dengan pahala syahid,” ungkapnya.

Menurutnya, agama apapun tidak memperbolehkan mengganggu antar sesama, apalagi melakukan penyerangan secara brutal pada saat melaksanakan ibadah. “Ini tidak hanya melukai hati umat muslim, tetapi juga umat manusia di seluruh penjuru dunia” ujarnya.

Penembakan di dua Masjid Kota Christchurch, Selandia Baru telah menelan korban jiwa 49 orang dan belasan diantaranya dilaporkan mengalami kritis.

Kepala Pemerintah Indonesia pun telah mengecam penembakan tersebut. “Indonesia sangat mengecam keras aksi kekerasan seperti ini,” kata Presiden RI, Joko Widodo.

Presiden Jokowi juga menyampaikan duka mendalam kepada para korban yang jatuh dalam aksi teror tersebut, termasuk diantaranya dua WNI yang terkena tembakan saat sedang beribadah di Masjid Linwood, salah satu target serangan selain Masjid Al-Noor.

Kedua WNI yang merupakan ayah dan anak, segera dilarikan ke Christchurch Public Hospital dan hingga kini masih mendapat perawatan intensif. (Bukhari)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *