Polres Batang Gelar Forum Silaturahmi Kamtibmas se-Kabupaten Batang

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jateng – Dalam rangka mewujudkan pemilu 2019 yang aman dan damai, Polres Batang menghelat Forum Silaturahmi Kamtibmas bersama Perkumpulan Pengurus Rukun Tetangga (PPRT) se Kabupaten Batang bertempat di Pendopo Kabupaten Batang, Senin (18/3/19).

Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga mengatakan PPRT merupakan salah satu dan bagian terpenting dan vital untuk menjadi partner dan mitra Polisi, untuk memastikan kondusivitas situasi Kamtibmas di Kabupaten Batang tetap kondusif.

Bacaan Lainnya

“Karena PPRT ini langsung bersentuhan dengan warga di tingkat RT, tentu akan kita sinergikan dengan Bhabinkamtibmas, sehingga keduanya dapat menangani setiap kali terjadi permasalahan terutama jika tersiar kabar-kabar yang belum tentu kebenarannya, bisa ikut menyaring informasi yang beredar di masyarakat,” paparnya.

Kapolres meminta, agar seluruh Ketua RT di seluruh Kabupaten Batang, dapat ikut berperan aktif menangkal berita-berita bohong yang bermunculan di sekitar masyarakat, dengan cara menyampaikan kepada warga supaya tidak mudah percaya dengan kabar yang belum pasti kebenarannya.

“Jika warga mendengar isu atau ujaran kebencian, agar tidak langsung dengan mudah dibagikan. Saya menginginkan para Ketua RT, bisa ikut menyampaikan pesan Kamtibmas, sehingga kondusivitas menjelang Pilpres dan Pileg 2019 tetap terjaga,” pintanya.

AKBP Edi menambahkan, pihak Polres Batang juga akan bekerja sama dengan rekan-rekan dari Kodim 0736/Batang bersama seluruh anggota PPRT turun langsung ke masyarakat menyampaikan pesan Kamtibmas, untuk menghindari penyebaran berita bohong maupun ujaran kebencian,” pungkasnya.

Bupati Batang Wihaji mengatakan menjadi Ketua RT merupakan orang yang di percaya oleh warganya, karena dilihat mampu dan ikhlas menjalankan tugas yang biasa dijadikan ujung tombak dan ujung tombok.

“Sumber kekuatan di Indonesia ada pada RT, dan Perkumpulan Pengurus Rukun Tetangga (PPRT) hanya ada di Batang yang merupakan satu – satunya ada di Indonesia,” kata Bupati Wihaji.

Ia juga mengatakan, PPRT adalah kumpulan yang ada RT – RT di Desa, maka harus melibatkan Kepala Desa sebagai Pembinaanya karena sesuai hierarki birokrasi yang ada di Indonesia.

“Rukun Tetangga ( RT ) merupakan kumpulan organisasi Pemerintahan yang paling terendah, sehingg ikut mensukseskan Pemilu 2019 yang aman dan kondusif, dan tetap harus menjaga netralitas dan independensinya,” jelasnya.

 

Komandan Kodim 0736 Batang Letkol Kav. Henry Rudy Napitupulu menyatakan rasa senang dan bersyukur atas berdirinya PPRT sehingga semakin kompak menjaga keutuhan NKRI.

“Forkopimda sangat solid dalam rangka Pemilu 2019 yang siap mengamankan pelaksananya, agar bisa berjalan dengan lancar yang tidak lepas juga peran dari PPRT,” Letkol Kav. Henry Napitupulu.

Ia juga mengharapkan dan mengimbau kepada jajaran pengurus PPRT untuk menunjukan soliditas dan solidaritas memberikan sumbangsih dalam membangun Kabupaten Batang.

Sementara Ketua Badan Pendiri Perkumpulan Pengurus Rukun Tetangga ( PPRT) KH. Zaenal Mutaqim mengatakan, ini merupakan wadah RT dalam menyalurkan aspirasinya untuk memberikan informasi kepada seluruh Ketua RT.

“Keberadaan PPRT tidak untuk menandingi organisasi yang lain dan tidak akan ikut masalah yang menjadi kewenangan desa,” Kata KH Zainal Mutaqim

Ia juga mengatakan terjadinya kondusivitas di wilayah semuanya tidak lepas peran penting dari RT, karena yang akan merukunkan semuanya di tataran paling kecil yaitu RT.

“PPRT harus menjaga independen dalam Pemilu, karena segala permasalahan data pemerintahan maupun data kependuduk pastilah RT, maka PPRT harus netral dalam Pemilu,” jelasnya. (Irul)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *