Inklusifitas Gender Hambat Perempuan Duduki Kursi DPR

by -22 views

MITRAPOL.com, Jakarta – International Foundation for Electoral Systems (IFES), dan International Republican Institute (IRI), menggelar forum dialog perempuan dan pemilu 2019 berjudul “Misinformasi dan Disinformasi Dalam Kampanye Pemilu.”

Diskusi ini diselenggarakan untuk memperingati Hari Perempuan Internasional, sebuah kampanye global untuk mempromosikan hak-hak perempuan dan Inklusifitas gender, acara di gelar di Hotel Le Meredian, Jalan Sudirman, Jakarta pusat. (18/3).

Loading...

Pembicara dalam acara ini, Komisionir KPU Evi Novita Ginting, Direktur Cakra Wikara Indonesia Ana Marhgaret dan Ketua Presedium Sekretariat Masyarakat anti fitnah Indonesia (MAFINDO) Valentino Sri Wijiyati sementara sebagai moderator Dr. Sri Eko Wardani.

Direktur IFES Regional Asia Pasifik dalam kesempatan ini mengatakan, Pemilu 2019, Indonesia menghadapi Misinformasi dan Disinformasi yang serius.

Disinformasi dan retorika yang diwarnai kebencian telah menjadi ancaman terhadap partisipasi perempuan dalam politik secara global, oleh karena itu sangat penting untuk perdayakan kedua belah pihak, baik perempuan atau laki-laki dengan pendekatan yang sesuai untuk mengatasi masalah ini.

Undang-undang Pemilu telah mewajibkan partai politik untuk memasukan minimum 30 persen kandidat perempuan dalam daftar pencalonan mereka, namun hingga kini hanya 18,92 persen perempuan yang duduk di kursi DPR.

Untuk pemilu 2019 ini, 16 partai ditingkat nasional hanya 30 persen yang terwakili kandidat perempuan, dalam putaran setiap pemilu semakin meningkat.

Itulah mengapa IFES dan IRI menghimpun berbagai perwakilan dari partai politik di Indonesia, termasuk didalamnya Badan Penyelenggara Pemilu, Institusi Pemerintah, Perguruan Tinggi dan Organisasi Masyarakat sipil guna mediskusikan berbagai tantangan dan mulai mengidentifikasi peluang-peluang solusinya.

 

Desi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *