Seorang Penjambret di Kota Agung Barat Berhasil Diringkus Warga dan Polisi

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Tanggamus – Seorang tersangka pencurian dengan kekerasan (Curas) jambret di Jalan Raya Lintas Barat (Jalinbar) Pekon Way Gelang, Kecamatan Kota Agung Barat Kabupaten Tanggamus berinsial RM (17) berhasil diamankan kepolisian dibantu warga setempat, pada Senin, 18 Maret 2019 sekitar pukul 17.00 Wib.

Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM. Kapolsek Kota AKP Syafri Lubis, SH., mengatakan bahwa dalam penjambretan tersebut pelaku sebanyak 2 orang. Namun seorang pelaku lainnya melarikan diri dari TKP usai menjambret handphone korbannya Wiwit Asri (16) warga Kecamatan Wonosobo.

Bacaan Lainnya

“Pelaku sebanyak dua orang, pelaku berinisial RM diamankan di tidak jauh dari TKP oleh petugas patroli bersama warga. dan seorang pelaku lain berinisial YP melarikan diri,” kata AKP Syafri Lubis didampingi Kanit Reskrim AKP Ahmad Bahri dalam keterangannya di Polsek Kota Agung, Selasa (19/03/2019) malam.

AKP Syafri Lubis menjelaskan, kronologis kejadian sebelumnya penjambretan itu memang telah direncanakan para pelaku dimana sekitar pukul 15.00 Wib di Kecamatan Kota Agung Barat untuk mencari sasaran.

Kemudian, kedua pelaku mengendarai sepeda motor berjalan arah ke Kota Agung bertemu pengendara perempuan, namun setelah dipepet keduanya mengenal pengendara itu sehingga melanjutkan perjalanan ke Taman Kota Agung untuk kongkow-kongkow.

Lanjutnya, sekitar pukul 16.00 Wib kedua pelaku kembali arah Kota Agung Barat, sesampainya di SPBU Tala Gening, korban mendahului para pelaku.

“Saat mendahului, pelaku melihat handphone korban di box kanan sepeda motornya dan mengejar. Sesampainya di Way Gelang para pelaku memepet dan merampas handphone korban,” jelasnya.

Menurut Kapolsek, saat merampas handphone korban ternyata stang motor pelaku berbenturan dengan motor korban mengakibatkan keduanya terjatuh.

“Masyarakat yang melaporkan petugas sehingga dibantu warga berhasil mengamankan RM, sedangkan YH melarikan diri dan masih dalam pengejaran. Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kehilangan luka lecet di kaki dan tangannya,” terangnya.

Kapolsek menambahkan, terhadap barang bukti pihaknya masih melakukan pencarian dan pengejaran pelaku YH.

“Menurut pengakuan RM, handphone dibawa kabur oleh YH. Mudah-mudahan YH segera tertangkap,” imbuhnya.

AKP Syafri Lubis menegaskan, untuk mengantisipasi kejahatan jalanan di wilayah hukum Polsek Kota Agung, pihaknya telah melaksanakan pencegahan melalui patroli berpakaian dinas maupun berpakaian preman.

“Kami sudah cukup melaksanakan tindakan preventif melalui patroli hunting berpakaian dinas maupun pakaian preman secara berkala dan periodik di jam-jam rawan,” tegasnya.

Kesempatan itu, Kapolsek menghimbau masyarakat pengguna sepeda motor untuk lebih menjaga barang bawaan seperti tas dan handphone.

“Apabila pengendara membawa tas agar tidak ditaruh belakang ataupun handphone tidak diletakan di box untuk mengindari niat pelaku kejahatan,” imbaunya.

Saat ini tersangka diamankan di Polsek Kota Agung guna proses penyidikan lebih lanjut. “Atas perbuatannya tersangka terancam pasal 365 KUHPidana ancaman maksimal 9 tahun penjara. Terkait tersangka masih dibawah umur maka penyidikannya mengacu UU perlindungan anak,” pungkasnya. (Deni Andestia)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *