Bapenda Sumsel Libatkan Satpol PP dalam Razia Taat Pajak Kendaraan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Sumsel – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumsel mengadakan razia taat pajak kendaraan di Jalan Kapten A Rivai Palembang. Bapenda Sumsel mengajak Sat Pol PP untuk ikut melakukan razia kendaraan.

Petugas dari Sat Pol PP menghentikan kendaraan yang melintas di Jalan Kapten A Rivai Palembang. Mereka juga memeriksa STNK kendaraan bermotor yang dihentikan.

Bacaan Lainnya

Kepala Badan Pendapatan Daerah Sumsel Hj Neng Muhaiba saat dikonfirmasi, mengatakan, pihaknya melibatkan Sat Pol PP dalam razia taat pajak kendaraan.

“Ada surat dari Gubernur dalam rangka HUT Pol PP untuk ikut dalam razia operasi taat pajak dibantu Polisi serta pegawai Bapenda. Tidak tahu sampai kapan, karena itu program dari Pol PP. Kalau mau berkelanjutan atau tidak tanya saja dengan Kasat Pol PP,” katanya.

Ketika disinggung mengenai kenapa sampai Pol PP dilibatkan dalam razia ini, menurutnya Pol PP memiliki tugas untuk menegakan perda. Sehingga, razia ini dilaksanakan dengan melibatkan Pol PP terlebih disandingkan dengan HUT Pol PP.

“Karena memang Pol PP menegakkan Perda, jadi bisa ikut razia,” tambahnya.

Mengenai pajak kendaraan yang ada di wilayah Sumsel, menurutnya di tahun 2018 target pajak kendaraan yang diperoleh over target. Setidaknya, 111 persen pajak kendaraan yang masuk ke dalam Kas Daerah dari target.

Tambahnya, razia taat pajak yang dilakukan itu hanya untuk memperingati HUT Pol PP. Meski, target pajak mengalami over target hal itu perlu dilakukan agar bisa mengikut sertakan dalam razia kendaraan yang dilaksanakan.

“Dibantu polisi. Tugasnya Pol PP untuk menegakkan perda,” ujarnya.

Ia tidak menjelaskan maksud dari razia yang dilakukan terhadap pengendara dengan melibatkan petugas Sat Pol PP. Namun, ia menegaskan dalam rangka HUT Pol PP dan berdasarkan surat perintah dari gubernur.

“Surat juga dikirim ke daerah-daerah, nanti di daerah juga akan dilaksanakan. Tetapi waktunya tidak tahu, itu kembali ke daerah masing-masing,” katanya.

Dari papan pengumuman yang ada di kantor Bapenda Sumsel, terlihat jumlah pajak kendaraan yang masuk. Seperti Beban Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sudah masuk senilai Rp 202.053.661.735. sedangkan Pajak Kendaraan Bermotor senilai Rp 236.620.359.599. Dari dua tersebut, total keseluruhan senilai Rp 438.744.131.434. Data tersebut sampai tanggal 21 Maret 2019.

Ini belum termasuk dari pajak progresif kendaraan bermotor khusus roda empat. Karena, pajak progresif kendaraan juga berperan dalam menyumbang pemasukan dari pajak kendaraan bagi PAD. (Adri)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *