Bupati Lebak Paparkan Arti Strategis Musrenbang

oleh -52 views

Mitrapol.com, Lebak – Pemerintah Kabupaten Lebak menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD Tahun 2019-2024 dan RKPD 2020 yang dibuka secara resmi oleh Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya bertempat di Aula Multatuli Setda Lebak, Kamis (21/03/2019)

Dalam sambutannya Bupati Lebak menjelaskan bahwasanya kegiatan Musrenbang mempunyai arti yang sangat strategis, diantaranya sebagai wahana antar pemangku kepentingan guna menjaring aspirasi masyarakat dalam rangka penajaman, penyelarasan, klarifikasi, dan kesepakatan terhadap tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan dan program pembangunan daerah yang telah dirumuskan dalam rancangan awal RPJMD dan RKPD.

Loading...

“Penyusunan RPJMD bukanlah tujuan akhir dari perencanaan pembangunan daerah, yang terpenting adalah bagaimana seluruh arah kebijakan dan sasaran pembangunan daerah menjadi komitmen kita bersama, dapat dikendalikan dan dievaluasi serta direalisasikan secara konkrit dalam RKPD setiap tahunnya,” ungkap Bupati Lebak.

Iti juga menunjukan keseriusannya dalam dalam mewujudkan visi pembangunan daerah Tahun 2019-2024 yaitu menjadikan Kabupaten Lebak sebagai destinasi wisata unggulan nasional berbasis potensi lokal dengan melakukan upaya-upaya melalui lima misi dan strategis pembangunan yaitu meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia, meningkatkan produktifitas perekonomian daerah melalui pengembangan pariwisata, meningkatkan ketersediaan infrastruktur wilayah, meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Saya tidak sedang main-main, saya sangat serius menempatkan pariwisata sebagai gerbong lokomotif pembangunan Kabupaten Lebak dan kerja kepariwisataan kita, tidak hanya sebatas untuk mensejahterakan, tapi juga harus membahagiakan. Karenanya, semua OPD, tidak terkecuali, tidak ada tawar menawar wajib hukumnya mendukung ini,” tegas Iti.

 

Kepala Badan Perencanaan Daerah Lebak Virgojanti menjelaskan arah pembangunan kebijakan kurun waktu lima tahun kedepan yang dibagi menjadi lima tahap yakni Tahap I, Tahun 2019 “Perkuatan Komitmen Bersama Dalam Pembangunan Sektor Pariwisata” Tahap II, Tahun 2020 “Penataan Dan Pembangunan Infra Dan Suprastruktur Pariwisata”, Tahap III Tahun 2021 “Peningkatan Iklim Usaha, Investasi Sektor Kepariwisataan, Serta Daya Tarik Obyek Dan Destinasi Pariwisata”, Tahap IV Tahun 2022 “Diverfisikasi Dan Intensifikasi Promosi, Serta Peningkatan Kualitas Dan Daya Tarik Produk Pariwisata”, Tahap V Tahun 2023 “Terwujudnya Lebak Sebagai Destinasi Pariwisata Unggulan
Berskala Nasional”

“Berdasarkan kelima arah kebijakan tersebut, pada Tahun 2020 tema pembangunan Kabupaten Lebak yaitu penataan pembangunan Infrastruktur dan supratruktur pariwisata,” Pungkas Virgojanti

Kegiatan Musrebang sendiri diikuti seluruh elemen pemerintah, alim ulama, tokoh masyarakat, pemuda, insan pers dan segenap pemangku kepentingan Kabupaten Lebak dan direncanakan digelar Tanggal 21 – 26 Maret 2019. (A4N)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *