Muhammad Aldi, Anggota Brimob Asal Nunukan yang Gugur Baru Dua Bulan Bertugas di Nduga

oleh -4.042 views
Bharada Muhammad Aldi, seorang polisi asal Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, gugur saat bertugas di Papua

MITRAPOL.com, Nunukan – Bharada Muhammad Aldi, seorang polisi asal Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, gugur seusai kontak tembak-menembak dengan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) , di Kabupaten Nduga, Papua pada Rabu (20/03/2019).

Aldi merupakan anak dari pasangan Bapak Amir yang berprofesi sebagai buruh di Pelabuhan Nunukan dan Ibu Rusni sebagai Ibu Rumah tangga .

Loading...

Amir dan Rusni dikarunia 4 orang sementara Aldi merupakan anak yang kedua dari 4 orang bersaudara. Aldi merupakan anak yang kedua dan dia merupakan tulang punggung dan harapan keluarga.

Orangtua korban, Amir, di Nunukan, Rabu, membenarkan, bahwa kabar kematian anak keduanya yang bernama Bhayangkara Dua (Bharada) Polisi Aldi, anggota Brimob di Jakarta, itu diperoleh pada pukul 08.00 WITA.

“Saya dapat kabar dari komandannya (Brimob) tadi pagi (Rabu) kalau anak saya meninggal di Papua karena tertembak,” ujar Amir, yang bekerja sehari-hari sebagai buruh, di Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan.

Almarhum Aldi lulus sebagai anggota polisi pada 2018 ditempatkan di Markas Besar Korps Brigade Mobil Kepolisian Indonesia, di Jakarta. Amir menuturkan, anaknya itu ditugaskan di Kabupaten Nduga sejak dua bulan lalu.

Kepala Polres Nunukan, AKBP Teguh Triwantoro didampingi Kompol Imam Muhadi SE.SH.MH Waka Polres Nunukan didampingi sejumlah kasat dan AKP Eka Berlin selaku komandan kapsek Pelabuhan dan Iptu Budi Utomo Danki Brimob Nunukan melayat ke rumah orangtua Aldi, Rabu siang.

Pada jam 15.00 Letk Czi Abdillah Arif Dandim 0911 didampingi mayor Inf Biringallo Kasdim 0911 dan Mayor Inf Budi Koramil Nunukan juga turut melayat ke rumah duka.

Sesuai informasi yang diperoleh, kata Triwantoro, almarhum Aldi tertembak kelompok sipil bersenjata saat pengamanan di Bandara Nduga menyambut kunjungan komandan Satgas Pengamanan setempat.

Rencananya jenazah almarhum Aldi akan diberangkatkan dari Bandara Timika pada Kamis (21/3) sekira pukul 07.00 WITA menuju Bandara Jayapura, Papua.

Dari sana, jenazah itu sekitar pukul 11.00 WITA akan diterbangkan menuju Bandara Sepinggan Balikpapan, Kalimantan Timur, menggunakan pesawat Lion Air, dan diperkirakan tiba di Bandara Juwata, Tarakan, sekitar pukul 20.00 WITA lalu disemayamkan.

Rencananya, pada Jumat pagi (22/3), jenazah Aldi akan diberangkatkan ke rumah orangtuanya di Kabupaten Nunukan menggunakan kapal cepat, dan akan dijemput dengan gelar pasukan di Pelabuhan Liem Hie Djung, Tanah Merah, sebelum dibawa ke rumah orangtuanya di RT012 Kelurahan Nunukan Timur tepatnya di samping Pelabuhan Tunontaka. (Yusuf P)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *