Anak Peniru Yang Hebat, Stop Iklan Rokok

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), bersama dengan beberapa lembaga lain menggelar konferensi pers untuk menyerukan “Indonesia Darurat Rokok” stop total iklan, promosi dan sponsor rokok, di Hotel Balairung, Jalan Matraman Raya No. 19, Jakarta Pusat, Kamis (21/3).

Konferensi pers dihadiri pimpinan LPAI Kak Seto Mulyadi serta perwakilan dari beberapa lembaga yang hadir antar lain Lembaga Perlindungan Anak Depok, Bekasi, Bogor, Papua, Jakarta timur, Yayasan Bina Insan Mandiri, dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah.

Pimpinan LPAI Kak Seto Mulyadi

Rokok merupakan salah satu permasalahan kesehatan global yang terjadi di seluruh dunia. Jumlah kematian yang diakibatkan rokok diseluruh dunia mencapai 5 juta orang pertahun. Tembakau menumbulkan berbagai penyakit seperti Kanker Paru, dan Kardiovaskuler.

Hasil survey LPAI terkait perilaku anak perokok, dari data yang didapat sebanyak 73 persen anak merokok diawali dengan melihat iklan, sponsor, dan promosi rokok. Data berdasarkan RESKERDAS 2018, prevelensi anak merokok berumur 10-18 tahun, bahkan tahun 2013 dari 7,3 persen, di tahun 2016 menjadi 8,8 persen, semakin meningkat di tahun 2018 menjadi 9,1 persen.

Negara wajib hadir dan tegas dalam pelarangan total iklan, sponsor rokik dimedia elektronik, untuk menyelamatkan generasi muda dan kesehatan masyarakat Indonesia. Hampir 10 tahun Rancangan Undang Undang (RUU) penyiaran total inisiasi DPR-RI yang di dalamnya diharapkan terdapat aturan hukum pelarangan total iklan, promosi dan sponsor rokok sampai hari ini tidak jelas keberlangsungan dan keberadaannya.

“Kami juga menulis di media masa dalam bentuk opini, khususnya mengenai eksploitasi anak dengan memakai kaos merek rokok, melalui audisi ini, itu juga merupakan pelanggaran hak anak, anak jangan dijadikan alat untuk kampanye dan promosi pada teman-temannya. Stop iklan dan promosi rokok, tidak nunggu besok, sekarang juga.” Tandas Kak Seto.

 

Desi

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *