Miras Oplosan Kecut Dijual Bebas di Warung Jamu

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pandeglang – Minuman keras (Miras) oplosan beredar bebas di Wilayah Labuan, Pandeglang Banten. Peraturan daerah (Perda) yang mengatur peredaran Miras seolah-olah tidak ada artinya.

Miras oplosan dengan nama Kecut dijual bebas di warung-warung jamu pinggir jalan, padahal minuman oplosan itu berdampak buruk untuk kesehatan bahkan hingga bisa mendatangkan kematian akibat meminum miras jenis itu.

Maraknya peredaran Kecut itu sangat meresahkan masyarakat setempat karena minuman itu dijual tidak hanya kepada kalangan dewasa tapi juga dijual kepada kalangan remaja yang merupak generasi penerus bangsa.

Menurut salah seorang warga yang namanya tidak mau disebutkan, mengaku pernah membeli miras oplosan kecut di warung jamu sekitar Labuan bersama teman teman, dengan harga satu bungkus plastik Rp 35 ribu.

“Ya saya pernah membeli minuman oplosan itu bersama teman saya, minuman oplosan itu namanya kecut. Saya membeli minuman keras di warung jamu di sekitar wilayah labuan,” ucapnya Kamis (21/3/2019).

Sementara itu Wakil Ketua LSM Gempita DPD Pandeglang Royen Siregar selaku mengatakan, penjualan miras oplosan kecut sangatlah meresahkan masyarakat karena konsumennya tidak hanya orang dewasa melainkan anak-anak dibawah umurpun sangat mudah membelinya.

Kita sudah sangat jelas mengetahui dalam Peraturan Daerah Kabupaten padahal Pandeglang Nomor 16 Tahun 2003, tentang pelanggaran kesusilaan, Miras, Penjudian, Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif Lainnya. Tegas Royen.

“Kami mohon kepada pihak-pihak terkait untuk menindak lanjuti sesuai peraturan dan ketentuan hukum yang berlaku, terutama kepada Kasi Trantib Kecamatan Labuan, karena letak warung jamu yang menjual minuman oplosan Kecut, berada di wilayah hukum Kecamatan Labuan, tutupnya.

 

RS

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *