Polres Metro Lampung Gelar Simulasi Penanganan Kerusuhan Pemilu 2019

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Metro Lampung – Polres Metro Lampung menggelar simulasi cara penanganan serta penindakan terjadinya kerusuhan yang dilakukan pengunjuk rasa saat Pemilu 2019 yang akan dilaksanakan 17 April 2019 di Lapangan Samber Metro, Jumat (22/03/2019).

Dalam apel gelar pasukan yang dipimpin Walikota Metro Lampung Achmad Pairin ini diketahui sebanyak 600 personil gabungan Polri dan TNI dikerahkan guna mengamankan 465 TPS di Kota Metro.

Bacaan Lainnya

Turut hadir dalam acara tersebut Walikota Metro beserta Wakil, Dandim 0411/LT Letkol Czi Burhanudin,S.E.,M.Si serta Ketua KPU Metro, tokoh agama dan juga masyarakat yang ikut menyaksikan.

Kapolres Metro Lampung AKBP Ganda MH Saragih,S.IK

Kapolres Metro Lampung AKBP Ganda MH Saragih menjelaskan kepada awak media bahwa pola pengamanan yang diterapkan serta dampak terburuk sewaktu waktu akan terjadi di Kota Metro Lampung.

“Simulasi yang kita lakukan dan rekan rekan saksikan,ini adalah bentuk antisipasi apabila kepolisian serta TNI didalam menghadapi pengunjuk rasa yang ingin mengacaukan proses jalannya pemilu.Selain itu pola pengamanan berlapis yang kami terapkan 2, 8, dan 16.Artinya (Dua personil mengamankan 8 TPS,dan dibantu 16 personil Linmas).

Sedangkan TNI sesuai arahan dari Mabes TNI akan dilibatkan jarak 50 meter dari TPS dan juga ditempatkan pada objek objek vital apabila terjadi kerawanan dibantu Sat Pol PP. “Apabila ada pihak pihak yang ingin mengganggu proses pemilu akan berpikir dua kali,” jelas Kapolres.

Dandim 0411/LT Letkol Czi Burhannudin,S.E.,M.Si

Ditambahkan Dandim 0411/LT Letkol Czi Burhannudin,S.E.,M.Si mengatakan bahwa TNI sesuai arahan Mabes TNI membantu kepolisian dalam pengamanan pemilu 2019.

“Kami dari Kodim 0411/LT menurunkan 50 personil untuk dalam membantu jajaran kepolisian dari jarak tertentu serta tersebar pada objek objek vital apabila terjadi hal hal yang tidak kita inginkan. Seperti yang sudah kita saksikan kesiapan personil dalam menghadapi pengunjuk rasa. Kita berharap agar semua itu tidak terjadi di Kota Metro Lampung. Saya mengimbau agar kita bisa bersama sama menjaga kamtibmas dan mensukseskan pesta demokrasi ini dengan aman,” tutup Dandim. (Muktaridi)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *