Enam Guru Honorer di Kabupaten Tangerang Dipecat, Ini Komentar Sandiaga

by -1,357 views

MITRAPOL.com, Kabupaten Tangerang – Kedapatan berfoto dengan pose dua jari dan pamer stiker calon presiden dan wakil presiden nomor urut dua Prabowo – Sandi, enam guru honorer SMAN 9 Kabupaten Tangerang dipecat.

Terkait peristiwa tersebut, calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, mengingatkan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) itu harus patuh pada aturan, yakni dalam pemilu, netral dalam bersikap, dan netral dalam bertindak.

Ia menghimbau bagi para ASN yang memang mau mendukung agar melepas atribut yang berkaitan dengan status pekerjaannya.

“Saya ingatkan, ASN itu harus netral, kalau mau mendukung tolong dibuka saja bajunya,” terang Sandi, saat acara deklarasi dukungan untuk Prabowo-Sandi, di Kecamatan Kronjo Kabupaten Tangerang, Kamis (21/03/2019).

Sandi menjelaskan, bahwa pemilu itu sebuah demokrasi. Di mana, langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil adalah esensi daripada demokrasi tersebut. Jangan karena hanya sebuah perbedaan pilihan, satu dengan yang lainnya akhirnya menganggap sebagai lawan.

Ia menjanjikan, akan mengembalikan status mereka yang bermasalah karena pemilu ini.

“Jadi jangan takut ASN yang bermasalah karena pemilu ini. Insya Allah, kalau Allah memberikan amanah kepada kami, kami kembalikan statusnya,” jelas Sandi.

Bahkan sudah ditanda tangani kontrak politik dengan perwakilan dari forum honorer bahwa semua guru honorer yang sudah berbakti akan ditingkatkan untuk kesejahteraan dan statusnya.

“Terutama guru-guru, karena guru-guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, kita akan tingkatkan kesejahteraan dan tingkatkan statusnya, itu yang menjadi komitmen kami,” paparnya.

Sebelumnya, tersebar sebuah foto yang menampilkan enam orang berseragam PNS dengan logo Pemerintah Provinsi Banten tengah berpose dua jari sambil memamerkan stiker Prabowo – Sandi. (Madalin)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *