Kemenpar Siap Dukung Hadirnya Bandara Baru di Sabang

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Sabang – Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan, siap membantu dan mendukung hadirnya Bandar Udara Internasional baru di Sabang.

Bahkan, juga siap untuk mempromosikan rute-rute penerbangan baru dari luar negeri ke Aceh, seperti rute penerbangan Sapula (Sabang-Puket Thailand-Langkawi Malaysia). Apalagi pada enam bulan pertama hampir dipastikan memerlukan subsidi dalam awal merintis penerbangan baru.

Bacaan Lainnya

“Kemenpar siap membantu agar semua pencapaian dan harapan Pemerintah Aceh untuk meningkatkan pencapaian arus kunjungan wisatawan bisa tercapai.

Apa lagi kita ketahui, Sabang itu memiliki potensi wisata yang sangat luar biasa dan sudah diakui keindahan taman lautnya. Untuk itulah kita dari Kementerian Pariwisata siap membantu, termasuk mempromosikan rute penerbangannya” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya, saat launching Calender of Event Aceh 2019, di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Republik Indonesia, Jakarta, Sabtu (22/3/2019) malam.

Terlebih diketahui sekarang ini Aceh menempati trending topik nomor satu nasional, karena Aceh banyak penggemarnya di seluruh Indonesia.

Aceh itu adalah salah satu provinsi yang pertumbuhan wismanya saat ini tertinggi di Indonesia.

“Kalau catatan gubernur seratus tiga ribu, berbeda dan catatan saya seratus sembilan ribu, jadi tembus angka sikologis seratus ribu, biasanya kalau sudah seratus ribu itu, tidak bisa ditahan lagi datang langsung ke tempat, dan tahun ini targetnya adalah seratus lima puluh ribu, berarti tumbuh sekitar lima puluh ribu lagi,” sebutnya.

Aceh dan Lombok sama-sama hebat, dimana kedua daerah ini masuk top tree di acara inti (Indonesia Museum Traveling Dive). Keduanya pernah juara dunia, namanya wood halal travel world Lombok 2016 dan Aceh 2017.

“Aceh itu lebih beruntung sebenarnya, karena lebih dekat dengan pasar. Makanya, pengembangan Pariwisata Sabang itu perlu kita dukung. Kalau Sabang sudah memiliki Bandar Udara Internasional baru, kita yakin arus kunjungan wisatawan dari Thailand, Malaysia dan Singapura ke Sabang pasti akan meningkat,” kata Menpar Arief Yahya dengan nada optimis.

Sementara Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah mangatakan, respon Pemerintah Pusat agar Sabang dibangun Bandar Udara Internasional baru, kini telah disetujui. Bahkan pembangunannya itu juga dimasukan dalam Proyek Starategi Nasional (PSN).

Tujuannya tidak lain, mengoptimalkan arus kunjungan wisatawan dan menciptakan tujuan wisata baru di pulau paling barat Indonesia.

Sabang harus menjadi bagian penting dari air connectivity, karena letak kota tersebut dekat dan terhubung dengan negara-negara tetangga.

Karenanya dalam pengembangan proyek ini nanti, diharapkan mampu mendukung berbagai sektor yang berpotensi untuk mensejahterakan masyarakat lokal terutama sektor pariwisata.

Selain itu, bisa mempercepat pengembangan destinasi pariwisata nasional dengan adanya konektivitas udara langsung.

Harapan bila Sabang sudah memiliki bandar udara baru, sudah pasti akan memberikan dampak yang sangat luar biasa, terutama sekali menunjang bangkitnya sektor pariwisata dengan datangnya berbagai turis lokal serta mancanegara seperti dari Jerman, Jepang, Inggris, Prancis, Italia, Malaysia, Korea dan wisatawan dari negara lainnya.

“Kita ditargetkan dari Sabang inilah akan datang lebih banyak lagi jutaan wisatawan, bila Sabang sudah memiliki Bandar Udara Internasional baru, ini yang akan terus kita perjuangkan bersama Wali Kota Sabang, Nazaruddin. Dan kita yakini, harapan ini akan segera terwujud, apalagi bapak Presiden Jokowi sudah memberi respon dan menyetujui harapan yang disampaikan melalui Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dr. Moeldoko SIP, saat kedatangan Wali Kota Sabang bersama jajaran Pemerintah Daerah Aceh di Bina Graha beberapa waktu lalu,” ujarnya. (*)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *