Wawancara Khusus Dengan Kepala Bappeda Kab. Nunukan Drs. H. Suprianto HP. Msi

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Nunukan Kaltara – Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam rangka penyusunan RKPD Tahun 2020 menggelar Musrembang dengan Tema “Peningkatan Sumberdaya Manusia Untuk Mewujudkan Agrobisnis Yang Berdaya Saing”. diruangan serbaguna lantai V Kantor Bupati.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Nunukan Drs. H. Suprianto. M.si menjelaskan bahwa pemerintah kabupaten dalam Musrembang ini menyelaraskan Program pembangunan (Musrembang) dalam rangka menyusun Rencana pembangunan itu diatur dalam UU No : 25 Tahun 2004.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Nunukan Drs. H. Suprianto. M.si

Reporter mitrapol.com Yusuf P melakukan wawancara khusus dengan Kepala Bappeda Kab. Nunukan Drs. H. Suprianto HP. Msi diruangan kerjanya. Selasa (26/03/2019).

 

Mitrapol.com : Apa maksud dan tujuan dari dilaksanakannya Musrembang ini ?

Drs. H. Suprianto.Msi : Musrembang diselenggarakan untuk menselaraskan program dan kegiatan Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan usulan program hasil Musrembang ditingkat Kecamatan juga pokok-pokok pikiran Dewan dan hadir reses DPRD Kabupaten Nunukan selain Musrembang itu adalah tahapan-tahapan sesuai dengan Undang-undang nomor 25 tahun 2004 jadi tahapan perencanaan seperti itu salah satunya mulai Musrembang dari tingkat Desa, kecamatan, Kabupaten dan seterusnya sampai Provinsi sampai ketingkat Pusat.

 

Mitrapol.com : Apa saja yang dibahas dalam Musrembang kali ini ?

Drs. H. Suprianto. Msi : Musrembang kali adalah untuk membahas semua usulan dari semua DKPD dan semua masyarakat mulai dari tingakt desa kecamatan dan kabupaten semua itu mengusulkan, kita pastikan bahwa program kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah agar tidak lari dari (RPJM) 2019 sampai 2025, apapun yang kita usulakan harus dalam batasan itu.

 

Mitrapol.com : Hasil Musrembang ini apakah nanti semua akan terakomodir ?

Drs. H. Suprianto.Msi : Kita bicara program kegiatannya tergantung pengganggarannya, itu nanti akan kita bicarakan dengan tim Anggaran kita di APBD yang tugasnya menyusun kegiatan program sampai kepada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), maka hasil RKPD ini dilanjutkan oleh TPAD tim anggaran pemerintah daerah yang mana bisa dibiayai dengan anggaran Pemda sesuai kemampuan Pemda itu sendiri.

Reporter mitrapol.com Yusuf P saat melakukan wawancara khusus dengan Kepala Bappeda Kab. Nunukan Drs. H. Suprianto HP. Msi diruang kerjanya. Selasa (26/03/2019).

Mitrapol.com : Siapa saja yang masuk kedalam tim anggaran dan siapa ketuanya ?

Drs. H. Suprianto.Msi : Tim angaran diketuai oleh Sekertaris Daerah (Sekda) dan salah satu anggotanya adalah Bappeda dari bagian keuangan.

 

Mitrapol.com : Dari hasil pembahasan, Musrembang ini diarahkan kemana lagi ?

Drs. H. Suprianto. Msi : Hasil Musrembang ini, mana yang bisa nanti dibiayai oleh APBD yang tidak bisa kita sorong keprovinsi maupun ke Pusat untuk kita minta biayaannya.

 

Mitrapol.com : Ada Informasi bahwa sejumlah kegiatan yang diusulkan Camat, sudah dua sampai 3 kali diusulkan oleh pemerintah kecamatan sampai saat ini tidak masuk diprogram kegiatan anggaran tersebut.

Drs. H. Suprianto.Msi : Sudah saya sampaikan bahwa dalam Musrembang ini hasil akhirnya adalah RKPD, nah jadi semua usulan-usulan dari desa, kecamatan nanti dikordonasikan dengan Top Up dari masing-masing SKPD. itu ditemukan ini nanti hasilnya adalah rkpd nah sampe di RKPD semua program masuk tinggal pembiayaan, kalau memang tidak bisa dibiayai oleh Pemda karena terbatasnya anggaran, maka bisa terjadi tidak muncul di APBD tergantung anggaran yang tersedia.

 

Mitrapol.com : Apakah hasil Musrembang akan menjadi acuan pemerintah daerah di tahun mendatang dan ada sejumlah SKPD yang mengelola anggaran besar dan ada juga SKPD dengan anggaran yang kecil ?

Drs. H. Suprianto.Msi : Sebenarnya kan pembagian anggaran kita itu ada ketentuannya tergantung usulan dan anggaran yang tersedia

 

Mitrapol.com : Dinas mana paling besar menggelola anggaran?

Drs. H. Suprianto.Msi : itu sudah umum yakni Dinas Pendidikan 20% dari anggaran APBD disusul Dunas Pekerjaan Umum dan Dinas Kesehatan.

 

Mitrapol.com : Seperti yang dikatakan Bupati bahwa akan menjadikan Nunukan sebagai pusat agrobisnis hasil produkdi Pertanian.

Drs. H. Suprianto.Msi : Paling tidak kita prioritaskan untuk SKPD Hijau, istilahnya itu, termasuk perikanan, Dinas pertanian kita prioritaskan disitu, tanpa melupakan SKPD yang memang urusan pokok dan wajib.

 

Mitrapol.com : siapa yang paling berhak atau yang menentukan bahwa mematok menentukan anggaran dan ada SKPD yang mendapat anggaran sangat kecil apakah dinas tersebut kurang penting?.

Drs. H. Suprianto.Msi : Memang Bapeda itu bagian dari tim anggaran, tetapi bukan Bappeda yang menentukan bahwa harus ini, harus itu, kita hanya bagian, jadi yang menentukan adalah tim anggaran APBD.

Semua dinas penting, tidak ada yang tidak penting, artinya sebuah SKPD dibentuk oleh pemerintah itu berarti penting, tinggal kita menyesuaikan dengan kemampuan anggaran.

Tiga tahun ini anggaran kita sangat merosot sejak pemerintahan Hj. Asmin laurah Faridil secara nasional anggaran kita defesit.

Semua SKPD yang dibentuk oleh Pemda menjadi suatu organisasi perangkat daerah, semua SKPD itu penting tinggal kita prioritaskan sesuai Visi dan Misi Bupati.

 

Mitrapol.com : Dalam Musrembang ini ada keterlibatan anggota DPRD ?

Drs. H. Suprianto.Msi : Memang kita melibatkan Anggota Dewan, untuk menyampaikan pokok-pokok pikiran Anggota Dewan sesuai Rapat dengar pendapat (hering) dan kunjungan kerja Anggota Dewan kesetiap kecamatan.

 

Mitrapol.com : Apa harapan Anggota Dewan dalam Musrembang ini ?

Drs. H. Suprianto.Msi : Dewan berharap agar agenda tahunan (musrembang) menjadikan Referensi dan masukan dalam penyusunan APBD 2020 yang lebih Profesional, Akuntable, bertanggungjawab berkeadilan dan tentunya tepat sasaran.

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *