Ratusan masyarakat adat Dayak gelar aksi damai, tolak pembentukan KKIM

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Palangka Raya – Masyarakat adat dayak Kalimantan Tengah (Kalteng) melakukan aksi damai, menolak adanya Kerukunan Keluarga Itah Madura (KKIM) di Bundaran Besar Kota Palangka Raya, Selasa (2/4/2019)

Aksi damai yang diikuti kurang lebih 300 orang dan personil gabungan dari Petugas Kepolisian setempat diturunkan untuk pengamanan.

Bacaan Lainnya

Dalam aksi damai tersebut pihaknya meminta agar DAD maupun Instansi terkait tidak memberikan rekomendasi terhadap pembentukan organisasi KKIM, yang dinilai bisa membuka luka lama.

“Kami menolak keberadaan pembentukan KKIM, untuk menjaga keberagaman dan tidak membuat kerusuhan,” kata koordinatir aksi Ingkit Djaper saat memberikan orasi.

“Huma Betang adalah kearifan budaya lokal khususnya Dayak Kalimantan yang menjunjung tinggi nilai gotong royong, kebersamaan, toleransi, kerukunan, dan hidup berdampingan,” imbuhnya.

Tercermin sekali filosofi Huma Betang saat penyampaian aksi damai Hapakat Dayak Kalimantan Tengah yang di lakukan dengan damai, sejuk, aman dan penuh kekeluargaan.

Kapolres Palangkaraya AKBP Timbul RK Siregar, mengapresiasi aksi damai tersebut.

“Saya selaku Kapolres Palangka Raya menyampaikan terimakasih pada masyarakat yang melakukan aksi damai Kapakat Dayak Kalimantan Tengah yang berjalan lancar, damai dan aman,” pungkasnya. (Abimanyu/Tedy)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *