Wali Kota Sabang putra daerah yang paham dengan warganya

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Sabang – Inilah banyak enaknya jika kita memilih pemimpin yang asli putra daerah di tempat kelahirannya itu sendiri, karena seorang pimpinan itu akan berbuat dan perhatian sepenuhnya kepada warganya sendiri.

Wali Kota Sabang, Nazaruddin. S.i,Skom adalah pemimpin yang lahir dan besar dengan semua keluarganya di kota Sabang, sekarang beliau menjadi orang nomor satu di Sabang, telah banyak berbuat dan membantu warganya dalam banyak hal, diantaranya pemberian subsidi bahkan ada juga yang digratiskan, terutama bantuan berupa Gas Lpg 3 kilo gram, listrik 2 dan 4 Amper dan biaya pendidikan untuk semua warganya mulai Sekolah Dasar sampai Sekolah Menengah.

Adapun biaya pendidikan per orang diberikan untuk Sekolah Dasar Rp. 2.100.000, Sekolah Menengah Pertama Rp. 2.200.000, Sekolah Menengah Atas Rp. 2.300.000, bahkan ada lagi program barunya Wali Kota Sabang, yaitu untuk anak bayi pun kedepannya akan mendapat biaya gizi, dari yang baru lahir sampai umur 6 tahun mendapat Rp. 150.000 per anak setiap bulannya, luar biasa pimpinan asli putra daerah Sabang ini, sangat peduli kepada warganya, bahkan bukan pemberian itu saja, sampai yang meninggalpun dapat bantuan uang duka Rp. 5.000.000, per orang yang meninggal dan bantuann tersebut akan diberikan kepada ahli warisnya.

 

Salah satu warga Sabang yang tidak mau disebutkan namanya, menceritakan kepada media Mitrapol.com, bahwa ia merasa senang dan enaklah hidup di kota Sabang sejak Tgk. Agam jadi Wali Kota, karena dia asli orang Sabang makanya pastilah peduli kepada warganya sendiri, seperti perhatian orang tua pada anaknya juga, ungkapnya dengan semangat.

Lanjutnya lagi, dan Tgk. Agam banyak juga menghabiskan waktunya di Sabang seperti pergi kunjung-mengunjung menjenguk orang-orang sakit dan juga orang yang meninggal, dan undangan ke kampung-kampung pak Wali tetap hadir, karena pak wWli Kota kan dari kecil sampai besar bahkan lahirpun di Sabang, jadi hampir semua warga dia kenal dan saudara-saudaranyapun banyak di Sabang, pokonya enaklah kalau pimpinan itu orang Sabang, karena pasti pak wali tahulah bagaimana kehidupan warganya sendiri. ungkapnya dengan bahasa yang polos.

Tambahnya lagi, pak Wali Kota saya lihat jika pergi ke kampung-kampung mengantar bantuan untuk warganya yang lagi berduka, bantuan itu saat diturunkan dari mobil, Tgk. Agam ikut juga mengangkatnya untuk dibawa ke rumah tersebut. Itulah kebersamaannya dalam bermasyarakat walaupun dia seorang walikota tapi tetap seperti warga biasa. Tutupnya.

 

 

Bukhari

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *