Polres Nunukan musnahkan barang bukti senilai 11 miliar lebih

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Nunukan Kaltara – Kapolres dan Kajari Nunukan musnahkan sebanyak 11.588,49 gram barang bukti kejahatan Narkotika senilai Rp 11 miliar lebih. Kamis (4/4/19). Dihalaman Mapolres Nunukan.

Narkotika ini berasal dari Malaysia dengan 15 tersangka WNI, dan 12 perkara termasuk tangkapan Satreskoba Nunukan terhadap Riswan alias Ciwang bin H. Yusuf PNS Satpol PP pada 10 Februari lalu dengan barang bukti 1 Kg sabu-sabu.

Kapolres mengatakan, ada 3 perkara dengan barang bukti 1 kg sabu-sabu, masing-masing Arisal bin Jallo yang ditangkap di Sei Pancang Sebatik Timur, dan Muhammad Azwan alias Wan bin Amir yang diamankan di jalan Pelabuhan Baru Nunukan Timur.

Lanjut kapolres Nunukan, pemusnahan barang bukti narkoba golongan I jenis sabu-sabu seberat 11.596,53 gram yang merupakan hasil tangkapan di medio Januari – April 2019.

Pemberantasan narkoba ini terus menerus dilakukan, perang kita terus berlanjut, tugas kita masih banyak untuk membumi hanguskan narkotika,

Adapun tangkapan terbesar di kurun waktu tersebut diperoleh Satreskoba dari Nasruddin alias Udin bin Trappe di jalan Cik Ditiro Nunukan Timur tanggal 7 Maret 2019 lalu dengan barang bukti 8.000 gram sabu-sabu.

Pemusnahan Barang Bukti Sabu dilakukan dengan cara melarutkan sabu dengan air mineral, dengan cara diaduk lalu ditumpahkan ke kloset yang akan mengendap dalam septi tank.

Kapolres mengakui bahwa Sebatik dan Nunukan Merupakan Jalur Peredaran narkotika dan sejumlah pelaku yang buronan tetap kita melakukan, perburuan terhadap pelaku terus kita lakukan, saya sudah perintahkan jangan ambil resiko pada anggota saya.

Kalau pelaku melawan, lumpuhkan, amunisi kita banyak dan akan terus kami arahkan untuk para pengkhianat bangsa pelaku tindak Pidana Narkotika sama halnya dengan Tindak Pidana Teroris sama sama Penghianat Bangsa. Ujar Kapolres Nunukan.

Lanjud Kapolres bahwa Nunukan ini dikenal sebagai jalur peredaran narkoba dikarenakan banyaknya jalur yang tidak Resmi antara Malaysia dan Indonesia. Pelaku tak ada kapok kapoknya dan sejak 3 bulan ini ada 12 berkas perkara Tindak Pidana Narkotika.

 

 

Yuspal

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *