Bedug raksasa di Masjid Jakarta Islamic Centre miliki makna tersendiri

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Keberadaan bedug berukuran raksasa di ruang ibadah utama Masjid Raya Jakarta Islamic Centre yang berada di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara menjadi ciri khas atau ikon dari lembaga pengkajian dan pengembangan Islam di Jakarta itu.

Kepala Divisi Pengkajian dan Pendidikan Badan Managemen JIC Rakhmad Zailani Kiki menjelaskan, bedug memang awalnya bukan budaya Islam asli dari Timur Tengah tetapi diadopsi oleh para wali songo menjadi alat untuk memanggil orang Islam untuk menjalankan sholat.

“Karena memang dulu alat komunikasi belum secanggih sekarang yang sudah ada seperti speaker, gadget, radio, televisi yang memberikan imformasi tentang datangnya waktu sholat. Karena bedug dan kentongan sudah diterima sebagai sarana pemanggil sholat maka keduanya menjadi bagian budaya Islam di Nusantara. Walaupun secara hukum syariah diperdebatkan oleh para pakar,” jelas Kiki yang intens meneliti tentang ulama Betawi dari masa ke masa.

Masih kata Kiki, “Bedug yang ada di Jakarta Islamic Centre didatangkan dari Jepara Jawa Tengah ini memiliki panjang tiga meter dan memiliki diameter 2.10 meter. Bedugnya sendiri memiliki desain yang unik dan keren diadopsi dari desain ornamen masjid JIC dan memiliki makna yang berkaitan dengan Islam dalam setiap detail desainnya. Salah satu maknanya adalah paku yang berbentuk logo JIC dan jumlah ornament sebanyak 114 buah yang menunjukkan jumlah surat dalam Al-Qur’an”.

Bedug ini terdiri atas tiga komponen yaitu bedug, rumah bedug dan kentongan yang kesemuanya terbuat dari kayu jati dan nangka. Selain itu plafon rumah bedug yang ditutup dengan 40 lembar kayu jati, menunjukkan umur Rasulullah ketika pertama kali mendapatkan wahyu. Bedug ini berada di kanan mimbar Masjid JIC dan digunakan setiap pelaksanaan shalat Jumat dan perayaan hari besar Islam.

Sementara itu, Kepala Sekretariat Jakarta Islamic Centre, Ahmad Juhandi menambahkan, “Salah satu daya tarik Jakarta Islamic Centre sebagai destinasi wisata religi adalah adanya bedug raksasa. Para tamu biasanya berfoto di bedug ini karena istagramable sekali,” imbuhnya. (Muklis)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *