Wali murid SMP Negeri 1 Kebun Tebu keluhkan iuran untuk keperluan UNBK

  • Whatsapp
SMP Negeri 1 Kebun Tebu, Kecamatan kebun Tebu, Kabupaten Lampung Barat,

MITRAPOL.com, Lampung Barat – Sejumlah wali murid SMP Negeri 1 Kebun Tebu, Kecamatan kebun Tebu, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung mengeluhkan adanya iuran yang dikenakan kepada para siswa di sekolah tersbeut.

SMP Negeri 1 Kebun Tebu diduga memungut biaya dengan dalih untuk ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

Bacaan Lainnya

Kekurangan perangkat komputer diduga memicu terjadinya iuran di sekolah untuk menyewa perangkat komputer tersebut, atau membelinya demi keberlangsungan UNBK. Sayangnya, pengadaan tersebut selalu saja pendanaannya dibebankan kepada orang tua siswa.

menurut keterangan dari beberapa wali murid yang tidak ingin disebutkan namanya dana yang diminta dari pihak sekolah sebesar 150 ribu persiswa.

Pendanaan yang diminta sekolah dengan dalih pengadaan komputer dan Pemasangan Jaringan.
Pungutan tersebut umumnya dibahas lebih dahulu dalam rapat komite sekolah yang menjadi perpanjangan tangan kepala sekolah, untuk memungut biaya dari orang tua siswa.

“Pengambilan dana tersebut sudah dirapatkan dengan wali murid, iuran disekolah sudah di rapatkan dengan wali murid,karena kegunaannya untuk pemasangan jaringan internet, rehab gedung yang akan di gunakan untuk UNBK dan Pembelian laptop 10 unit,” ungkap Narsijan selaku Komite sekolah.

Nazarudin, selaku Kepala sekolah SMP Negeri 1 Kebun Tebu

Terpisah, mengenai hal tersebut Nazarudin, selaku Kepala sekolah SMP Negeri 1 Kebun Tebu mengungkapkan, “Memang betul pak, itu bukan hanya untuk rehap ruangan pak, termasuk kabel kabel segala macam saya minta bantu kepada wali murid,” ungkap Nazarudin di ruang kerjanya, Jum’at (5/4/2019).

Wali murid berharap kepada pihak terkait agar segera menanggapi dan menindak lanjuti perihal keluhan-keluhan yang ada di sekolah tersebut. (Deni Andestia)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *