Di usia ke Dua, BFLF Aceh Selatan mampu motivasi minat pendonor

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Tapaktuan – Di usianya yang ke Dua, Blood For Life Foundation (BFLF) kabupaten Aceh Selatan telah mampu mengubah kesadaran warga untuk melakukan donor darah.

Ketua BFLF Aceh Selatan Gusmawi Mustafa, SE, kepada Mitrapol.com mengatakan BFLF bersama komponen masyarakat lainnya di Aceh Selatan telah dapat menciptakan kesadaran warga, sehingga berhasil memotivasi masyarakat terutama dalam upaya pemenuhan kebutuhan darah bagi pasien yang di rawat di Rumah Sakit di Aceh Selatan.

“Bila dulunya masyarakat masih enggan untuk mendonorkan darah, namun kehadiran BFLF dengan berbagai gerakan kepedulian saat ini, maka telah terjadi peningkatan partisipasi masyarakat yang sangat mengembirakan,” ujarnya di Tapaktuan, Minggu (7/4/2019).

Menurutnya sebelum BFLF Aceh Selatan lahir, pemenuhan darah bagi pasien rawat sangat minim, sehingga hal ini menyebabkan banyak pasien harus dirujuk ke ibukota provinsi guna mendapatkan kebutuhan darah yang lebih intesif.

“Dulu, sebelum kita bergerak, masih sering pasien dirujuk ke Banda Aceh, hanya karena terbatasnya pemenuhan darah bagi pasien,” tambahnya.

Ketua BFLF Aceh Selatan Gusmawi Mustafa, SE

Namun menurutnya, hal ini masih membutuhkan perjuangan ekstra,serta membutuhkan proses, dengan melalui berbagai regulasi yang ada dan untuk mewujudkannya masih diperlukan beberapa langkah dan komunikasi serta sosialisasi ke berbagai pihak.

“Sehingga gerakan membantu sesama ini menjadi budaya dan gaya hidup baru bagi warga masyarakat kabupaten penghasil pala ini,” harap pria yang kerap disapa Ogek Agus ini.

Bukan saja itu,ia menyampaikan bahwa BFLF Aceh Selatan yang saat ini juga telah mempunyai Rumah Singgah bagi pasien rawat jalan yang berlokasi sekitar Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Yuliddin Away, Tapaktuan.

“Kami berharap agar dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pasien yang membutuhkan,dan kedepan kita berharap dapat memiliki Rumah Singgah di Banda Aceh,” imbuhnya.

Melalui media ini, Ketua BFLF Aceh Selatan juga menyampaikan terimakasih kepada pemerintah Aceh Selatan dan mitra kerja lainnya yang telah memberikan dukungan sehingga keberadaan BFLF di Aceh Selatan mendapatkan respon positif dari masyarakat.

“Terima kasih kepada pemerintah kabupaten Aceh Selatan dan seluruh pihak serta mitra kami, juga kepada masyarakat sehingga banyak program unggulan kami mendapat dukungan dan tempat dalam masyarakat, seperti: gerakan sedekah nasi bungkus setiap Jum’at, sedekah air, pendampingan bagi pasien rawat inap / rawat jalan serta penyediaan rumah singgah,Insya Allah dalam bulan ini kami kembali akan melakukan fasilitasi donor darah di beberapa kecamatan dalam kabupaten Aceh Selatan,” terangnya.

Ia menambahkan, BFLF Aceh Selatan yang kini memiliki ribuan relawan di setiap pelosok gampong (Kampung), dalam momentum milad ke dua ini juga berharap agar setiap pihak pengambil kebijakan di tingkat gampong (Kampung) seperti Keuchik ( Kepala desa) dan Tuha Peuet Gampong ( perangkat kampung) untuk dapat memastikan agar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APB Gampong) tahun anggaran 2019 dapat memprogramkan kegiatan sosialisasi tentang pentingnya donor darah.

“Kita sangat berharap agar perangakat desa dapat memogrankan kegiatan pengecekan golongan darah bagi seluruh masyarakat gampong serta pemberian makanan tambahan (fooding) secara rutin bagi para pendonor darah, sehingga donor darah bukan lagi hal asing di masyarakat Aceh Selatan ini,” tutupnya.

 

 

Safdar. S

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *