Bupati Buton Utara ajak kepala OPD dan masyarakat tanam padi organik

  • Whatsapp
Bupati Buton Utara (Butur), Drs H. Abu Hasan MPD

MITRAPOL.com, Buton Utara – Bupati Buton Utara (Butur), Drs H. Abu Hasan MPD mengatakan padi organik kini makin populer. Dengan penghasilan pertanian organik, ia meminta petani makin gencar mengembangkan padi organik. Tak hanya petani, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) juga diminta untuk menanam padi organik di lahanya masing-masing

“Kehadiran OPD merupakan salah satu bentuk perwujudan semangat gotong royong untuk semua aktivitas yang diharapkan bisa menjadi contoh bagi masyarakat di lingkungan sekitarnya. Organisasi perangkat daerah dilibatkan menyukseskan program pertanian organik,” ujar Abu Hasan saat ditemui beberapa waktu yang lalu.

Bacaan Lainnya

Mantan Karo Humas Pemprov Sultra ini menuturkan sejak awal formula pertanian organik tergagas, ia selalu menganjurkan bahwa masyarakat diberi contoh sehingga memahami pertanian dari konvensional, menjadi pertanian organik. Dan terbukti hari ini banyak kepala OPD, Wakil Bupati, dan Sekab sudah memberikan contoh itu sudah mendapatkan hasilnya, karna itu masyarakat mulai bergairah untuk mengelola lahan mereka menjadi lahan pertanian organik,” tuturnya.

Dikatakan bahwa sudah menjadi realitas bahwa sektor pertanian menjadi penggerak roda perekonomian nasional. Sejumlah komunitas unggulan pangan strategis sudah mampu memenuhi hajat masyarakat indonesia, tidak terkecuali di Butur.

“Buton Utara memiliki potensi yang cukup besar di sektor pangan, seperti padi sawah, ladang organik, jagung dan kedelai. Disektor perkebunan terdapat kelapa, cengkeh, ladang, kakao, dan jambu mente,” ungkapnya.

Abu Hasan juga menyebut dengan mengembangkan pertanian organik gagasan itu banyak mendapat dukungan dan pujian dari berbagai kalangan. Tak tanggung-tanggung Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman juga memberikan dukungan atas program tersebut dan terbukti beliau datang langsung di Buton Utara.

 

Dalam kunjungannya itu Amran Sulaiman memuji pengembangan pertanian organik dan ini harus di

Bupati Buton Utara (Butur), Drs H. Abu Hasan MPD

dukung dan di promosikan apalagi kemasan beras organik selain sehat juga menjanjikan dalam harga jualnya.

“Beras organik ini layak di ekspor keluar negeri,” menurut Amran Sulaiman kala itu.

Dikatakan bahwa tercatat, awal tahun kepemimpinan saya lahan pertanian padi organik terus diperluas sehingga mencapai 483 hektar dengan hasil produksi 419 ton. Tahun 2017 lahan produksi kembali diperluas seluas 314 hektar sehingga menjadi 797 hektar dengan hasil produksi sebanyak 810 ton. Begitupun di tahun 2018 lahan produksi menjadi 1062 hektar dengan hasil produksi 1183 ton

Kemudian untuk tanaman jagung, dari tahun ke tahun meningkat. Dimana, tahun 2016 luas lahan 652 hektar, produksi 694 ton. Tahun 2017 1093 hektar, produksi 1109 ton. Tahun 2018 829 hektar dengan hasil produksi 951 ton. Semua untuk mendukung pertanian organik tersebut.

Abu Hasan mengatakan bahwa pemerintah daerah mendapat dukungan penuh dari mentri pertanian RI Amran sulaiman bahkan beliau memuji kemasan beras organik selain sehat dikonsumsi serta harga jualnya menjanjikan. Jika di Butur di jual 25 ribu rupiah, di jakarta 30-40 ribu rupiah perliternya. Ini layak di ekspor keluar negri, ujar Amran Sulaiman sambil promosi kala itu.

Sementara itu Bupati Buton Utara Abu hasan menuturkan ini adalah sebuah karunia besar yang diberikan oleh Allah SWT pengembangan dan promosi beras organik ini telah dikenal di indonesia bahkan sampai ke luar negeri. (Davidi Wiridin)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *