Caleg ini mengaku telah menghabiskan Rp1,2 miliar untuk nyaleg

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Bandar Lampung – Salah seorang calon legislatif (Caleg) Provinsi Lampung dari dapil 2 Lampung Selatan berinisial AS mengaku telah menghabiskan biaya sebesar Rp1,2 miliar guna keperluan pencalonannya sebagai caleg di pemilu 2019 ini.

Caleg yang mencalonkan diri dari partai Nasdem nomor urut 7 ini saat ditemui beberapa awak media yang tergabung di organisasi FPII Sekretariat Wilayah (Setwil) Lampung mengaku dana lebih kurang 1,2 miliar itu untuk membeli berbagai arat peraga dan untuk memberi sembako serta ongkos ribuan relawannya setiap kali ada pertemuan.

Bacaan Lainnya

“Perkiraan biaya yang akan dihabiskan bisa mencapai lima miliar sampai di akhir masa kampanye. Ssampai sejauh ini saya sudah mengeluarkan dana 1,2 miliar, dan di perkirakan pada akhirnya nanti diperkirakan bisa menghabiskan lima miliar ” jelas AS di kediamannya, Minggu (07/04/2019).

Ditanya salah satu awak media apakah ada calon legeslatif lain yang memberikan sejumlah uang untuk kegiatan bagi-bagi sembako untuk relawannya, AS membantah.

Menurutnya dana dan tumpukan sembako yang sudah siap di distribusikan kepada relawannya, murni hanya miliknya.

Hasil pantauan sebelumnya ada dua unit kendaraan yang ada di seputaran kediaman AS yang dipenuhi stiker SB salah satu calon DPD no 24.

Terkait hal itu, AS mengaku bahwa dirinya masih memiliki ikatan persaudaraan dengan SB.

Sebelumnya diberitakan, AS membagikan ribuan bungkus sembako kepada relawannya di Lampung Selatan.
Menurut kesaksian para warga setempat, caleg AS dalam beberapa hari ini di kediamannya yang bertempat tinggal di Jln. Untung Suropati gang Famili VI kelurahan Labuhan Ratu Raya, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Provinsi Lampung setidaknya sudah sepuluh hari terakhir yang bertempat di kediamannya selalu ada aktifitas packing sembako, seperti minyak goreng, gula, dan disinyalir disertai sample surat suara calon dibungkus dengan plastik kresek berwarna hitam.

Menurut Rd, salah seorang pekerja yang membungkus sembako, aktifitas packing tersebut dilakukan pada siang hari oleh puluhan ibu rumah tangga dengan upah masing – masing Rp.30 ribu (Tiga Puluh Ribu), dan bungkusan sembako tersebut di distribusikan dengan kendaraan pickup pada siang hari serta memakai kendaraan truk pada malam hari menuju daerah pemilihan.

Setelah di konfirmasi oleh beberapa awak media (07/04/2019) di kediamannya (AS) membenarkan ada aktifitas ibu – ibu yang di perintahnya untuk membungkus minyak goreng kemasan namun, dirinya membantah kalau bungkusan berisi salah satu jenis sembako tersebut untuk warga yang punya hak pilih, dirinya mengaku hanya dibagikan kepada relawannya saja.

“Benar ada aktifitas pembungkusan minyak goreng kemasan dan gula, tapi bukan untuk kampanye dan diberikan kepada warga pemilih, tapi saya berikan khusus untuk simpatisan saya yang mencapai 4.687 orang di dapil saya,” jelasnya.

Dan menurut pengakuan (AS) bukan saja bungkusan gula dan minyak goreng kemasan saja yang dia berikan kepada relawannya, tetapi ada berupa uang sejumlah Rp. 20 ribu (Dua puluh ribu) kepada seluruh relawan diserahkan pada saat ada pertemuan,Dan menurutnya hal tersebut sudah mendapat ijin dan rekomendasi dari Bawaslu Lampung Selatan. (Sumber FPII Setwil Lampung)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *